3 Warga Sipil Tewas di Yahukimo, Kapolda Papua Janji Tangkap Pelaku Pembunuhan
Jumat, 28 Agustus 2020 | 11:15 WIB
Jayapura, Beritasatu.com - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menegaskan, pihaknya tak akan pernah membiarkan aksi premanisme keamanan dan mengacaukan menakut-nakuti masyarakat di Yahukimo, Papua.
"Negara kita ini adalah negara hukum. Siapa pun pelaku yang mengacaukan keamanan harus ditangkap dan diproses hukum. Jika melawan petugas, maka kita akan tindak tegas," kata Waterpauw dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Yahukimo Yulianus Heluka bersama para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh perempuan, di Yahukimo, Kamis (27/8/2020).
Kapolda Waterpauw bersama Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, berkunjung ke Yahukimo untuk melihat langsung situasi keamanan di sana, menyusul beberapa kasus pembunuhan yang menewaskan warga sipil.
Sebelumnya ada tiga warga di Yahukimo yang tewas dibunuh orang tak dikenal. Pertama pada 12 Agustus seorang staf KPU Yahukimo bernama Hendry Jovinski, kemudian tanggal 20 Agustus korban tewas Muhammad Thoyib, dan pada 26 Agustus korban tewas Yausan. Ketiganya dibunuh secara sadis dan polisi belum menemukan pelakunya.
Waterpauw mengatakan, pihaknya bersama Kasdam XVII/Cenderawasih Bambang Trisnohadi, datang langsung ke Yahukimo karena mengetahui kasus pembunuhan yang menimpa warga sipil sudah berlebihan dan meresahkan masyarakat.
"Di sini ada kepolisian dan TNI, di mana tugas kita seharusnya membuat masyarakat bisa hidup tenang, di samping mendukung kebijakan pemerintah," kata Waterpauw.
Waterpauw mengatakan, pihaknya hadir di Yahukimo untuk memberikan semangat dan dukungan bagi seluruh personel polisi dan TNI yang bertugas di wilayah itu.
Terpisah, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, personel gabungan Polri dan TNI saat ini tengah mengejar pelaku pembunuhan yang diduga bersembunyi di sepanjang Kali Buatan Arah Kampung Masi, Yahukimo.
"Dua orang yang diduga bagian dari kelompok yang melakukan penyerangan terhadap anggota, saat ini sedang diperiksa di Polres Yahukimo," kata Kamal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




