Wakil Ketua DPR Minta Kemlu Bersikap Aktif soal Isu Israel-Palestina
Selasa, 17 November 2020 | 18:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk bersikap aktif terkait permasalahan Israel-Palestina.
"Agar dapat ditemukan solusi dari pertikaian dan pendudukan Israel terhadap Palestina yang telah dilakukannya sejak 1967," kata Azis dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (17/11/2020).
Pernyataan Azis tersebut ditujukan untuk menanggapi kabar yang beredar luas terkait Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang meminta bantuan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mencabut resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2334. Resolusi yang dipelopori Barack Obama saat menjadi Presiden AS pun kini mencuat seiring dengan kekalahan Donald Trump.
Menurut Azis, Israel secara jelas melanggar hukum internasional dengan menduduki tanah Palestina. Ia mengatakan tidak ada satu negara di belahan bumi yang mendukung Isral khususnya negara Islam. Ini terlepas dari hasil komunikasi yang dilakukan Netanyahu.
"Mungkin kita masih ingat dengan sumpah Yasser Arafat, 32 tahun lalu. Sosok Dewan Nasional Palestina itu memproklamirkan berdirinya negara Palestina yang ibu kotanya di Yerusallem (Al-Quds). Sayangnya, proklamasi kemerdekaan itu tidak sejalan dengan kenyataan," kata Azis.
Indonesia, lanjutnya, secara jelas dan tegas menolak apa pun manuver yang dilakukan Israel demi mempertahankan Tepi Barat dan Yerussalem.
"Dunia tahu Israel sampai hari ini masih mengendalikan perbatasan. Menguasai pajak, dan sumber-sumber penghidupan rakyat Palestina. Lalu apakah pantas cara ini? Tak ada sisi kemanusiaan yang dibangun Israel selama ini," kata Azis.
Ia mengatakan, dalam proses pembangunan berbagai infrastruktur tersebut juga diiringi oleh penggusuran dan pengusiran bangsa Palestina yang telah lama tinggal di daerah tersebut.
"Maka tak ada alasan bagi Rusia untuk membela Israel. DPR RI meminta Kemlu untuk menyikapi hal ini. Dan mendorong agar perdamaian itu tercipta. Jangan ada lagi kekerasan di tanah Israel," imbuh Azis.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




