Bawaslu Optimistis Logistik Pilkada Akan Terpenuhi

Jumat, 4 Desember 2020 | 16:42 WIB
RW
FH
Penulis: Robertus Wardi | Editor: FER
Ketua Bawaslu Abhan memberikan keterangan pers membahas Rekomendasi Bawaslu terkait Antisipasi Dampak Virus Covid -19 terhadap penyelenggaraan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Tahun 2020 di kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.
Ketua Bawaslu Abhan memberikan keterangan pers membahas Rekomendasi Bawaslu terkait Antisipasi Dampak Virus Covid -19 terhadap penyelenggaraan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Tahun 2020 di kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020. (Suara Pembaruan / Ruht Semiono)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) optimistis berbagai logistik Pilkada 2020 yang belum tersedia akan terpenuhi sebelum pemungutan suara tanggal 9 Desember nanti. Masih ada lima hari lagi untuk menyediakan dan menyalurkan semua kebutuhan logistik yang kurang.

"Kami masih punya rasa optimistis. Di lima hari kedepan bisa terpenuhi," kata Abhan dalam konferensi pers di kantor Bawaslu, Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Ia menjelaskan, laporan dari berbagai daerah menyebutkan alat pengukur suhu (thermo gun) dan baju hazmat yang belum diterima sama sekali oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) lainnya seperti hand sanitizer, sarung tangan, penutup wajah (face shield), sabun cuci tangan, sudah diterima KPPS tetapi jumlahnya tidak lengkap. "Ada face shield yang baru sebagian, atau sarung tangan sebagian," ungkap Abhan.

Untuk logistik pencoblosan, ada kartu undangan yang belum diterima KPPS. Padahal, undangan itu yang harus dibagi ke pemilih. Kemudian formulir excel untuk pencatatan rekapitulasi masih belum dibagi. "Kita berharap distribusinya bisa lebih cepat oleh KPU," tegas Abhan.

Dia menambahkan untuk jajaran petugas di Bawaslu, baik di tingkat pusat maupun daerah, pembagian APD sudah selesai. Hal itu lebih mudah karena petugas yang bekerja untuk Bawaslu tidak terlalu banyak seperti di KPU.

"Petugas yang paling banyak berada di KPU. Para KPPS di TPS adalah tanggung jawab KPU. Mereka ini yang masih kekurangan APD," tutup Abhan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon