DPR RI Dukung RUU Ekonomi Syariah Masuk Prolegnas Prioritas
Selasa, 15 Desember 2020 | 07:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Komunitas Milenial Muslim, Rabu Hijrah melakukan audiensi bersama Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bidang Politik dan Keamanan Dr. H.M. Azis Syamsuddin, dan Wakil Ketua DPR Bidang Industri dan Pembangunan Rachmat Gobel untuk menyerahkan Naskah Akademik dan Konsepsi RUU Ekonomi Syariah, serta meminta dukungan terhadap rancangan undang-undang (RUU) Ekonomi Syariah agar bisa masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas.
Indonesia merupakan negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan memiliki potensi ekonomi Syariah yang sangat besar pula. Hal ini didukung dengan jumlah penduduk Muslim di Indonesia yang terbesar di dunia, yaitu 87% dari total 267 juta jiwa. Menyadari besarnya potensi ekonomi syariah maka Rabu Hijrah berkomitmen untuk mendukung terwujudnya RUU Ekonomi Syariah yang akan menjadi undang-undang (UU) payung (umbrella act), yang menaungi semua UU sektoral di bidang ekonomi syariah.
Dalam audiensi tersebut, Arief Rosyid Hasan, komisaris independen Bank Syariah Mandiri yang juga merupakan ketua Pemuda DMI dan Penggagas Rabu Hijrah menyampaikan bahwa selama ini, peraturan tentang ekonomi Islam masih jalan sendiri-sendiri, oleh sebab itu perlu ada suatu undang-undang yang memanyungi semuanya. Selain itu, perlu ada dorongan serta dukungan dari pemerintah agar Indonesia tidak kalah saing dengan negara lain dalam hal ekonomi syariah.
Pimpinan DPR RI pun menyatakan dukungan terhadap RUU ekonomi syariah. "Saya siap mendukung RUU ini. Yang terpenting adalah memastikan bahwa RUU ekonomi syariah ini harus pro terhadap UMKM dan memprioritaskanya. Karena selama ini kontribusi lapangan pekerjaan dan ekonomi negara terbanyak berasal dari UMKM," ujar Azis dalam siaran pers Minggu (13/12).
Dia menambahkan, bahwa nantinya RUU ekonomi syariah harus mendorong sosialisasi yang lebih luas bahwa membayar zakat dapat mengurangi pajak.
Seirama dengan pernyataan Azis, Rachmat Gobel menuturkan bahwa RUU ekonomi syariah ini harus didukung guna mendorong berkembangnya pengusaha muda Islam dan UMKM di Indonesia.
"Saya ingin banyak program yang mengedepankan usaha-usaha lokal, terutama pada pengusaha muda dan UMKM," katanya seraya memberikan saran agar adanya peta potensi ekonomi dan usaha pemuda Islam sebagai upaya pengembangan ekonomi Indonesia ke depannya.
Pasalnya, akselerasi ekonomi yariah memerlukan setiap sektor dan lini masyarakat untuk bahu-membahu demi tercapainya potensi yang maksimal dan berpihak pada rakyat. Ke depannya, Azis Syamsuddin dan Rachmat Gobel siap mendampingi, dan mendukung Rabu Hijrah dalam menyuarakan substansi RUU Ekonomi Syariah.
Turut hadir dalam audiensi yang diadakan pada Jumat (11/12), adalah Chairman Rabu Hijrah Phirman Rezha, Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin, serta beberapa milenial penggiat ekonomi syariah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




