Tak Ada Petugas KPPS di Provinsi Bengkulu Terpapar Covid-19
Selasa, 15 Desember 2020 | 12:24 WIB
Bengkulu, Beritasatu.com - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu, Eko Sugianto menegaskan, tidak ada satu pun petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) Pilkada 2020 di Bengkulu yang terpapar Covid-19 selama melaksanakan tugas dalam pelaksanaan pilkada serentak yang puncaknya pada tanggal 9 Desember 2020 lali.
"Saya tegaskan sampai saat ini tidak ada anggota KPPS Pilkada 2020 di Bengkulu, terpapar Covid-19. Seluruh petugas sudah rapid test sebelum bertugas, dan bagi pertugas yang reaktif Covid-19 langsung disikapi tes swab bila hasilnya positif langsung diganti orang lain," kata anggota KPU Provinsi Bengkulu, Eko Sugianto, di Bengkulu, Selasa (15/12/2020).
Ia mengatakan, anggota KPPS dan Limnas yang bertugas di Pilkada Serentak 2020 lalu tercatat sebanyak 39.069 orang dipastikan aman dari terpapar virus corona. Pasalnya, sebelum mereka bertugas lebih dahulu menjalani rapid test sesuai dengan protokol kesehatan.
Soalnya, bagi yang reaktif dan hasil uji swab positif maka petugas KPPS bersangkutan langsung didiskualifikasi dan diganti orang lain. Hal ini dilakukan agar petugas KPPS di Pilkada Bengkulu benar-benar aman dari Covid-19.
"Jadi, tidak benar ada isu anggota KPPS di Bengkulu Tengah terpapar virus corona. Sebab, sampai saat ini, KPU Provinsi Bengkulu belum mendapat laporan dari KPU setempat bahwa ada anggota KPPS terpapar virus corona seusai pelaksanaan pemungutan suara pilkada di daerah ini," ujarnya.
KPU Bengkulu memastikan tidak ada anggota KPPS dan petugas penyelenggara pilkada lainnya, termasuk pemilih yang terpapar virus corona setelah pemilihan bupati dan wakil bupati dan gubernur dan wakil gubernur pada 9 Desember 2020 lalu.
Petugas penyelenggara pilkada di Bengkulu, termasuk petugas KPPS telah menerapkan protokol kesehatan sangat ketat, seperti mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak untuk mencegah terjadi penyebaran virus corona di TPS.
Selain itu, setiap pemilih yang akan memasuki TPS wajib dilakukan pemeriksaan suhu tubuh. Bagi warga yang memiliki suhu tubuh di atas 37,8 derajat disiapkan tempat khusus di TPS bersangkutan. "Ini semua kita lakukan agar tidak muncul klaster baru penyebaran Covid-19 di Bengkulu," ujarnya.
Hal senada diungkapkan anggota KPU Kota Bengkulu, Romi Sugara. Ia mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan petugas KPPS di daerah ini terpapar Covid-19 setelah menjalankan tugas di Pilkada Serentak 9 Desember lalu.
"Kita bersyukur sekali pelaksanaan pilkada di Kota Bengkulu, aman, lancar dan sukses. Tidak ada petugas KPPS dan petugas penyelenggara pilkada lainnya di daerah ini dilaporkan terpapar Covid-19. Demikian pula tidak ada laporan petugas KPPS sakit setelah menjalankan tugas di TPS pada pilkada 9 Desember lalu," ujarnya.
Meski demikian, kata Romi KPU Kota Bengkulu tetap memantau kesehatan anggota KPPS dan petugas pilkada lainnya setelah menjalankan tugas pada di pilgub lalu. "Sampai saat ini tidak ada laporan anggota KPPS dan petugas pilkada lainnya sakit dan sebagainya, termasuk terpapar Covid-19," ujarnya.
Pilkada Serentak di Bengkulu, 9 Desember lalu selain memilih gubernur dan wakil gubernur Bengkulu juga ada pemilihan bupati dan wakil bupati di 9 kabupaten di daerah ini. Adapun 8 kabupaten yang melaksanakan pilbup, yakni Seluma, Kaur, Bengkulu Selatan, Kepahiang, Rejang Lebong, Lebong, Bengkulu Utara dan Mukomuko.
Pilkada Serentak di Bengkulu melibatkan sebanyak 53.599 orang, terdiri atas anggota PPK sebanyak 645 orang, Sekretatis PPK 516 orang, PPDP sebanyak 4.341 orang, petugas PPS sebanyak 4.539 orang, petugas sektretariat sebanyak 4.539 orang dan petugas KPPS dan Linmas sebanyak 39.069 orang.
DPT Pilgub Bengkulu sebanyak 1,3 juta jiwa lebih dan jumlah TPS sebanyak 4.341 unit tersebar di 10 kabupaten dan kota yang ada di daerah ini.[143]
Dikirim dari Yahoo Mail di Android
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




