Kapolda Papua: Penembakan Terkait Pilkada Puncak
Senin, 25 Februari 2013 | 10:09 WIB
Jayapura - Penyerangan anggota TNI di Tingginambut dan Sinak, Papua, yang menewaskan delapan prajurit TNI dan empat warga sipil serta melukai sejumlah orang, berkaitan dengan pilkada di Puncak.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Papua, Irjen Pol Tito Karnavian di Lapangan Yonif 751/BS, Sentani, Papua, Minggu (24/2), seusai melakukan upacara pelepasan tujuh jenazah prajurit TNI. Pada acara itu juga hadir Panglima XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Christian Zebua.
"Kami memiliki bukti, Goliath Tabuni adalah aktor di balik aksi penyerangan dan penghadangan di Tingginambut dan Sinak," ujar Kapolda Tito.
Goliath Tabuni adalah aktor atas penyerangan dan penghadangan yang menewaskan belasan orang itu. Goliath sendiri sudah mengaku bertanggung jawab. "Dia sendiri sudah mengaku dengan menelepon seseorang yang tidak bisa kami sebut namanya karena demi keselamatannya," kata Tito.
Sesuai pengakuan Goliath, kata kapolda, penyerangan dan penghadangan terkait proses pilkada Kabupaten Puncak. "Memang untuk mengetahui motif yang pasti, seharusnya pelaku ditangkap dulu. Tapi, dari analisis kami, kasus ini bersifat lokal yang berkaitan dengan pilkada," ujarnya.
Goliath Tabuni disinyalir memiliki hubungan emosional atau kekerabatan dengan salah satu kandidat, sehingga dia diduga berupaya menggagalkan tahapan pleno rekapitulasi penghitungan dan penetapan pemenang pilkada.
"Peristiwa terjadi dua hari menjelang pleno penghitungan dan penetapan perolehan suara, Kamis kejadiannya, Sabtu pleno. Memang saat pemungutan suara semuanya aman, karena belum diketahui siapa yang menang dan kalah. Tapi kita masih akan melakukan penyelidikan secara mendalam," kata Tito.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




