ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tuding Kades Korupsi, Warga Kepung Kantor Desa Pangkalan

Jumat, 9 Juni 2023 | 18:13 WIB
ES
FH
Penulis: Elan Suherlan | Editor: FER
Puluhan warga menggelar aksi unjuk rasa dan memasang puluhan spanduk protes, serta mendesak kepala desa (Kades) Pangkalan, mundur dari jabatannya, Jumat 9 Juni 2023.
Puluhan warga menggelar aksi unjuk rasa dan memasang puluhan spanduk protes, serta mendesak kepala desa (Kades) Pangkalan, mundur dari jabatannya, Jumat 9 Juni 2023. (Beritasatu.com/Elan Suherlan)

Purwakarta, Beritasatu.com - Ratusan warga desa Pangkalan, Kecamatan Bojong, Purwakarta, Jawa Barat, menggelar aksi unjuk rasa dan memasang puluhan spanduk protes di setiap sudut desa.

Warga mendesak kepala desa (Kades) Pangkalan, Acep Djuhdiyana Wireja, mundur dari jabatannya. Protes ini ini dipicu karena banyaknya kejanggalan yang dilakukan kades selama satu tahun terakhir.

Warga menduga, kades Pangkalan melakukan korupsi dana desa, korupsi dana bantuan pertanian, dana covid, hingga dana pengolahan sampah. Bahkan aksi ini sudah di bubuhkan oleh ribuan warga yang mendesak kades Acep Djuhdiyana Wireja untuk mundur dari jabatannya.

ADVERTISEMENT

Mereka bertekad tidak ingin ada mediasi terkait jabatan kepala desa itu, dan tetap menginginkan kades mundur, baik secara terhormat, atau mundur dengan paksaan warga dan dengan sanksi.

Puluhan warga menggelar aksi unjuk rasa dan memasang puluhan spanduk protes, serta mendesak kepala desa (Kades) Pangkalan, mundur dari jabatannya, Jumat 9 Juni 2023.
Puluhan warga menggelar aksi unjuk rasa dan memasang puluhan spanduk protes, serta mendesak kepala desa (Kades) Pangkalan, mundur dari jabatannya, Jumat 9 Juni 2023.

Bahkan, sejumlah warga mengklaim aksi desakkan kades mundur sudah didukung oleh ribuan warga dengan bukti tanda tangan beserta Kartu Tanda Penduduk (KTP). Mereka mengancam akan melakukan aksi lebih besar jika tuntutan tidak dipenuhi.

"Ini adalah salah satu langkah dari masyarakat untuk transparasi dana desa tahun anggaran 2022. Kemarin, sudah ada pertemuan dari lembaga badan permusyarawatan desa (bamus), namun belum ada titik temu, sehingga masyarakat menanyakan. bagaimana ini ke tindaklanjutannya, lalu kemudian belum banyak hal-hal yang masyarakat ketahui," ujar koordinator aksi demonstrasi warga, Abdurrosidirman, Jumat (9/6/2023).

Menurut Abdurrosidirman, masyarakat menanyakan kemana dana anggaran tahun 2022. Pasalnya, hingga kini warga desa Pangakalan belum menerima penjelasan.

"Itu jumlahnya sungguh luar biasa. Misalkan anggaran tahun 2022, itu ada Rp 1 miliar lebih dari dana desa, tapi hingga kini fisiknya tidak. itu yang saat ini dikejar oleh masyarakat. Apalagi, masyarakat juga memiliki peran kontrol sosial," tegasnya.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan dari kepala desa yang dituduh warga melakukan korupsi. Berdasarkan informasi warga, kepala desa sudah dilakukan pemanggilan oleh pihak kepolisian terkait aksi warga ini yang sudah berjalan beberapa waktu terakhir.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

535 Kades Terlibat Korupi Sepanjang 2025, Kejagung: Ini Alarm Urgensi

535 Kades Terlibat Korupi Sepanjang 2025, Kejagung: Ini Alarm Urgensi

NASIONAL
Dugaan Korupsi Dana Desa, Kades Matanga Ditahan

Dugaan Korupsi Dana Desa, Kades Matanga Ditahan

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon