Sakit Hati Dicurangi, Doni Amansa Mundur sebagai Paskibraka Sultra
Sabtu, 29 Juli 2023 | 14:02 WIB
Kendari, Beritasatu.com - Pasukan pengibar bendera pusaka atau Paskibraka nasional asal Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) Doni Amansa, menyatakan mundur sebagai paskibraka Provinsi Sultra. Keputusan ini diambil Doni lantaran sakit hati dicurangi hingga gagal menjadi paskibraka nasional meski sempat diumumkan lolos seleksi.
Kuasa hukum keluarga Doni Amansa, Andri Darmawan mengatakan, mundurnya siswa SMA Negeri 1 Unaaha itu sebagai paskibraka Sultra karena alasan psikologi.
BACA JUGA
Beredar Hasil Seleksi Paskibraka Nasional Asal Sultra, Nilai Tertinggi Bukan Wiradinata dan Doni
Doni Amansa seharusnya mulai menjalani karantina untuk pemusatan latihan paskibra provinsi Sultra, Minggu (30/7/2023) besok. Namun, Doni Amansa memilih mundur.
Menurut Andri, jika dikarantina, Doni Amansa akan bertemu dengan panitia seleksi daerah yang bercokol di Kesbangpol Sultra. Sementara saat ini, pihaknya tengah berkonflik dengan lembaga pemerintah tersebut.
"Kalau dikarantina Doni ketemu dengan panitia-panitia dari Kesbangpol, kita tidak bisa menjamin psikologi dan keamanannya, sehingga memutuskan Doni mengundurkan diri dari paskibraka provinsi," kata Andri, pada Sabtu (29/7/2023).
Sebelum mengumumkan mundur, Doni Amansa didampingi ibunya sudah menyampaikan hal itu ke Badan Kesbangpol Konawe.
Sementara itu, Doni Amansa mengaku masih sakit hati kepada panitia seleksi daerah karena sudah dicurangi. Akibatnya, Doni gagal menjadi paskibraka nasional meski sempat diumumkan lolos.
"Mereka sudah curang dan mencuri impian saya, saya lebih bangga mengibarkan bendera sendiri, mending saya mengibarkan bendera merah putih di daerah saya (Konawe), daripada di provinsi," tegas Doni.
Doni mengaku akan menjadi paskibraka saat pengibaran bendera pusaka di Kabupaten Konawe, karena sudah disiapkan satu tiket sebagai peserta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




