Petugas KPPS yang Sakit di Temanggung Dapatkan Fasilitas Kesehatan Khusus
Jumat, 16 Februari 2024 | 21:53 WIB
Temanggung, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah memberikan fasilitas kesehatan secara khusus dan gratis kepada petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang sakit. Para petugas KPPS dilaporkan sakit karena mengalami kelelahan saat bertugas di dalam pemungutan suara Pemilu 2024.
"Terhadap para petugas KPPS ini terdapat fasilitas kesehatan tersendiri. Saya meminta Rumah Sakit untuk khusus melakukan penanganan kesehatan. Mereka ini kan petugas negara, membantu pemerintah dalam rangka tugas negara untuk menyukseskan pemilihan pilpres dan pileg ini. Terhadap mereka pasti ada penanganan khusus agar segera sehat dan pulih kembali," ungkap Pejabat Bupati Temanggung, Hary Agung Prabowo seusai meninjau langsung petugas KPPS yang sakit pada Jumat, (16/2/2024).
Satu per satu rumah petugas KPPS yang sakit ditinjau atau ditemui langsung oleh PJ Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo bersama Ketua KPU Temanggung Henry Sofyan Rois. Dalam tinjauan tersebut, semua petugas KPPS sudah berangsur sembuh dan hanya membutuhkan waktu untuk pemulihan.
BACA JUGA
KPU Santuni 5 Petugas KPPS di Jawa Timur yang Meninggal Dunia karena Kelelahan Saat Bertugas
"Hari ini saya bersama ketua KPU meninjau di tiga tempat, yang pertama di Desa Getas, kedua di Pandean, dan terakhir di Janti. Alhamdulilah yang di Getas kondisinya sudah mulai berangsur membaik, di Janti juga membaik, dan di Pandean juga sudah membaik. Mudah-mudahan segera sembuh dan saya sudah sampaikan untuk segera cek kesehatan lagi ke rumah sakit supaya cepat sembuh total," katanya.
Harry menambahkan, angka partisipasi masyarakat di pemilu pada tahun ini mengalami peningkatan, yakni sebesar 89% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang hanya 87,5%.
"Dalam pemilu kemarin secara umum kondusifitas daerah luar biasa bagus, aman, tentram, nyaman, dan semua masyarakat berpartisipasi aktif di sana. Pada pemilu ini, tingkat partisipasinya juga tinggi di atas angka 89%, dibanding dengan lima tahun yang lalu, angka partisipasi masyarakat ini naik," terangnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung, Henry Sofyan Rois mengatakan, hingga saat ini petugas KPPS yang sakit terdapat lima orang. Kelima orang tersebut sakit karena mengalami kelelahan saat bertugas dan saat ini sudah berangsur membaik.
"Tadi pagi dilaporkan lagi ada satu orang yang sakit, jadi secara total ada lima petugas KPPS yang sakit. Alhamdulillah kelimanya saat ini sudah berangsur membaik, seperti yang kita tengok sudah membaik, jadi semuanya hanya kontrol saja di rumah sakit. Semua petugas ini sakit pada umumnya karena kelelahan, mereka harus bekerja dari pagi subuh hingga malam hari, jadi mengalami kelelahan sehingga kondisi kesehatannya menurun," tambah Henry.
Menurut Henry, jumlah petugas yang sakit tahun ini lebih sedikit dibanding pada pemilihan umum sebelumnya. Tercatat pada pemilu sebelumnya terdapat 35 orang yang sakit hingga dirawat di rumah sakit, bahkan terdapat satu orang meninggal dunia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




