Satgas Cartenz: Korban Penembakan KKB di Asmat Bukan Anggota TNI-Polri
Kamis, 25 September 2025 | 17:43 WIB
Jayapura, Beritasatu.com - Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Brigadir Jenderal Polisi Faizal Rahmadani memastikan Indra Guru Wardana, korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kolf Braza, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, bukan anggota TNI atau Polri.
"Korban yang ditembak KKB pada Minggu (21/9/2025) adalah warga sipil yang bermukim di Kampung Urakin, Distrik Kolf Braza, Kabupaten Asmat," kata Faizal Rahmadani di Jayapura, Kamis (25/9/2025).
Faizal mengatakan korban memang tinggal bersama keluarganya, termasuk orang tuanya yang berprofesi sebagai guru juga tinggal di kampung tersebut.
"Karena itulah, tidak benar bila korban anggota TNI atau Polri seperti yang dinarasikan oleh KKB," kata Faizal dikutip dari Antara.
Selain menembak Indra Guru Wardana, Faizal menyebutkan KKB diduga dari Yahukimo membakar rumah korban. Para pelaku yang berjumlah enam orang membawa satu senjata api laras panjang.
"Kampung Urakin, terletak cukup jauh dari Polsek Suator dan juga terkendala komunikasi sehingga kami masih terus mengumpulkan data lengkap terkait kejadian tersebut," kata Faizal.
Akibat penyerangan yang dilakukan KKB itu membuat tenaga paramedis dan guru yang bertugas di Distrik Kolf Braza dan Distrik Suator mengungsi hingga ke Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




