Kades di Konawe Tagih Janji Gubernur Sultra Soal Pengadaan Motor Dinas
Selasa, 14 Oktober 2025 | 14:07 WIB
Konawe, Beritasatu.com – Kepala Desa (Kades) Labela, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Damadi, menagih janji Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR), terkait pengadaan kendaraan dinas berupa motor untuk kepala desa.
Janji tersebut hingga kini belum juga terealisasi, meski pernah disampaikan secara terbuka di hadapan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto, para bupati, camat, serta ribuan kepala desa se-Sulawesi Tenggara.
Menurut Damadi, momen itu terjadi saat pelaksanaan rapat koperasi “Desa Merah Putih” di Kantor Gubernur Sultra. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur ASR menyampaikan komitmen untuk memperkuat pemerintahan desa melalui bantuan motor dinas.
“Kami para kepala desa masih menunggu janji bapak gubernur untuk pengadaan motor yang saat itu disampaikan di depan menteri desa. Kami percaya niat beliau baik untuk memperkuat pelayanan di tingkat desa, tetapi tentu kami berharap janji itu benar-benar direalisasikan,” ujar Damadi, Minggu (12/10/2025) lalu.
Ia menegaskan, kendaraan dinas bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan operasional penting bagi kepala desa. Di wilayah perdesaan yang akses jalannya sulit dijangkau, motor menjadi satu-satunya alat transportasi efektif untuk menjangkau masyarakat.
“Bagi kami di desa, kendaraan dinas seperti motor bukan soal kemewahan, tetapi kebutuhan agar pelayanan ke masyarakat bisa cepat dan efektif,” jelasnya.
Damadi juga mengingatkan, Gubernur ASR sempat menyatakan pengadaan motor tersebut tidak menggunakan dana APBD, melainkan dana pribadi. Pernyataan itu kala itu disambut antusias para kepala desa, tetapi hingga kini belum ada realisasi nyata di lapangan.
Ia pun berharap Pemerintah Provinsi Sultra memberikan penjelasan terbuka terkait rencana tersebut, baik dari sisi waktu pelaksanaan, sumber pembiayaan, maupun mekanisme penyalurannya. Menurutnya, transparansi penting untuk menjaga kepercayaan publik dan menghindari munculnya spekulasi negatif.
“Kami tidak menuntut, hanya menagih janji yang pernah diucapkan di hadapan kami semua. Dan kami yakin bapak gubernur punya komitmen kuat untuk membangun desa,” kata Damadi menutup.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




