ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Satgas Gagalkan Penyelundupan Nikel di Bandara Weda Bay

Sabtu, 6 Desember 2025 | 10:46 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Satgas Terpadu yang bertugas di Bandara Khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Weda Bay, Maluku Utara, berhasil menggagalkan aksi penyelundupan bahan mineral pada Jumat, 5 Desember 2025.
Satgas Terpadu yang bertugas di Bandara Khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Weda Bay, Maluku Utara, berhasil menggagalkan aksi penyelundupan bahan mineral pada Jumat, 5 Desember 2025. (Istimewa)

Weda Bay, Beritasatu.com - Satgas Terpadu yang bertugas di Bandara Khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Weda Bay, Maluku Utara, berhasil menggagalkan aksi penyelundupan bahan mineral pada Jumat (5/12/2025).

Seorang warga negara asing berinisial MY diamankan setelah kedapatan membawa lima pak serbuk nikel campuran dan empat pak serbuk nikel murni melalui penerbangan Super Air Jet rute Weda Bay-Manado.

Pen Satgas PKH, Kolonel Mar Yustinus, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. “Saat ini pelaku dalam proses lebih lanjut oleh aparat terkait. Bahan mineral yang coba diselundupkan juga akan diteliti lebih lanjut oleh instansi terkait,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/12/2025).

ADVERTISEMENT

Yustinus menjelaskan, Bandara khusus milik PT IWIP telah beroperasi sejak 2019 setelah mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Namun, evaluasi pemerintah menunjukkan fasilitas itu belum sepenuhnya memenuhi standar minimal kehadiran perangkat negara yang wajib ada di bandara yang melayani lalu lintas orang dan barang.

Satgas Terpadu yang bertugas di Bandara Khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Weda Bay, Maluku Utara, berhasil menggagalkan aksi penyelundupan bahan mineral pada Jumat, 5 Desember 2025. - (Istimewa/-)
Satgas Terpadu yang bertugas di Bandara Khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Weda Bay, Maluku Utara, berhasil menggagalkan aksi penyelundupan bahan mineral pada Jumat, 5 Desember 2025. - (Istimewa/-)

Sebagai respons, sejak 29 November 2025 pemerintah menempatkan Satgas Terpadu di bandara tersebut. Tim gabungan ini terdiri atas unsur Satgas PAM TNI, Bea Cukai, Imigrasi, Polri, Karantina Ikan-Hewan-Tumbuhan, Karantina Kesehatan, BMKG, AirNav Indonesia, dan Avsec.

"Kehadiran Satgas Terpadu menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengamanan, pengawasan, serta penegakan hukum di bandara yang memiliki aktivitas mobilitas tinggi, termasuk akses tenaga kerja asing dan distribusi logistik industri,' jelasnya.

Yustinus menjelaskan, keberhasilan mengungkap penyelundupan nikel ini menegaskan pentingnya kehadiran perangkat negara dalam pengelolaan bandara khusus. Selain itu juga menjadi menjadi bukti efektivitas koordinasi lintas instansi dalam menjaga kedaulatan sumber daya alam serta mencegah kegiatan ilegal.

"Satgas Terpadu memastikan pengawasan akan terus diperketat demi menjamin setiap aktivitas penerbangan di Bandara Weda Bay berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon