ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Doa dan Ikhtiar Pencarian Korban di Lokasi Bencana Sumbar

Sabtu, 6 Desember 2025 | 16:00 WIB
DN
S
Penulis: Delfi Neski | Editor: JTO
Pemerintah kirim 12 ekskavator tambahan percepat penanganan banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Pemerintah kirim 12 ekskavator tambahan percepat penanganan banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar. (Istimewa/Istimewa)

Padang, Beritasatu.com - Ratusan warga Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) bermuhasabah di tengah mencari korban hilang dan upaya pemulihan akses vital. Warga memadati Kawasan Jembatan Kembar pada Jumat (5/12/2025).

Lokasi tersebut menjadi saksi bisu dampak dahsyat banjir bandang atau galodo yang melanda wilayah itu. Warga hadir mengenakan busana muslim serba putih, larut dalam suasana khidmat dan muhasabah diri.

Mereka memanjatkan doa bersama bagi para korban bencana hidrometeorologi, baik yang telah ditemukan maupun yang masih dinyatakan hilang hingga memasuki hari ke-10 pencarian. Tangis haru pecah ketika lantunan doa dipimpin bersama-sama.

ADVERTISEMENT

Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menegaskan, upaya spiritual ini merupakan bentuk empati dan ikhtiar agar korban segera ditemukan. Ia menambahkan, warga memanjatkan doa agar pencarian dimudahkan, keluarga korban tabah, dan Kota Padang Panjang dijauhkan dari segala bencana.

"Tidak saja doa bersama, saya mengajak masyarakat untuk menggelar salat gaib di masjid masing-masing setelah salat Jumat," ujar Hendri Arnis seperti ditulis, Sabtu (6/12/2025).

Sementara kegiatan spiritual digelar, upaya pembersihan dan pemulihan infrastruktur terus dikebut di lokasi terdampak. Hingga Jumat (5/12/2025) siang. Tim gabungan masih memaksimalkan alat berat untuk mempercepat pembukaan kembali Jalan Nasional Lintas Padang-Bukittinggi yang terputus akibat banjir bandang pada 27 November 2025.

Pembukaan akses vital tersebut menjadi prioritas mengingat perannya sebagai jalur utama logistik dan transportasi. Secara paralel, tim SAR gabungan melanjutkan operasi penyisiran menyusuri aliran sungai hingga ke area blank spot yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya korban.

Medan yang sangat berat, didominasi oleh tumpukan material berupa kayu dan batu, menjadi tantangan utama yang menghambat proses pencarian. Meskipun demikian, tim gabungan bertekad melanjutkan upaya pencarian di lapangan hingga seluruh korban yang hilang dapat ditemukan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

NUSANTARA
Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

EKONOMI
Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

NASIONAL
Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

NASIONAL
Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

NUSANTARA
Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon