ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

2 Jembatan Darurat di Agam Hanyut Diterjang Banjir

Kamis, 12 Februari 2026 | 11:24 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Alat berat sedang memasang jembatan darurat yang sebelumnya dibawa arus sungai di Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis 12 Februari 2026.
Alat berat sedang memasang jembatan darurat yang sebelumnya dibawa arus sungai di Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis 12 Februari 2026. (Antara/Antara)

Lubuk Basung, Beritasatu.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melaporkan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan tersapu arus Sungai Batang Nanggang setelah hujan deras mengguyur wilayah itu pada Rabu (11/2/2026) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono menjelaskan jembatan sementara yang terbuat dari batang kelapa tersebut tak mampu menahan derasnya aliran sungai. Kedua jembatan berada di sekitar Masjid Syuhada yang menghubungkan Sawah Laweh-Kampuang Pili serta di Orong Subarang Aia yang menghubungkan Koto Alam-Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur.

Jembatan tersebut sebelumnya dibangun untuk memudahkan mobilitas warga pascabanjir bandang pada akhir November 2025.

ADVERTISEMENT

Selain merusak jembatan, luapan air juga menggenangi jalan provinsi Padang Koto Gadang–Bukittinggi dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter.

Di Kecamatan Tanjung Raya, banjir dan longsor memaksa 170 kepala keluarga mengungsi ke sekolah, masjid, rumah kerabat, dan tetangga. Pengungsi tersebar di Nagari Koto Kaciak dan Nagari Sungai Batang setelah rumah mereka terendam 40-60 sentimeter akibat meluapnya Sungai Asam dan Sungai Tumayo. Saat ini air mulai surut dan warga membersihkan sisa material banjir.

Sementara itu, longsor di Jorong Lubuak Sao, Nagari Dalko, menyebabkan 30 kepala keluarga harus dievakuasi oleh tim gabungan BPBD, kepolisian, PMI, Basarnas, serta aparat kecamatan dan nagari.

Material longsor juga merobohkan tiang listrik sehingga aliran listrik padam di sekitar lokasi. Satu unit minibus sempat tertimbun dan beruntungnya sopir bersama penumpangnya berhasil menyelamatkan diri sebelum tertimpa material.

Longsoran tanah turut menutup jalan provinsi Lubuk Basung-Bukittinggi sepanjang sekitar 50 meter dengan ketinggian timbunan mencapai 1,5 meter. Proses pembersihan masih berlangsung menggunakan alat berat.

Curah hujan tinggi juga menyebabkan Sungai Batang Balok meluap setelah dam sementara jebol di Jorong Bancah, Nagari Maninjau. Air menggenangi jalan Maninjau–Sungai Batang serta merendam SDN 09 Bancah. Warga berupaya memperbaiki dam secara manual dengan menumpuk batu dan kayu agar aliran kembali terkendali.

Di Kecamatan Lubuk Basung, dua rumah di Siguhuang turut terendam akibat meluapnya Sungai Batang Siguhuang.

“Warga kini terisolasi karena jembatan yang hanyut merupakan satu-satunya akses menuju Koto Alam, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian dan keperluan sekolah. Saat ini, pihak kepolisian tengah membangun jembatan Bailey sebagai solusi sementara,” kata Kepala Jorong Subarang Aia, Irlan dikutip dari Antara, Kamis (21/2/2026).

Sebelumnya, banjir bandang besar di Palembayan menyebabkan 146 orang meninggal dunia dan 32 lainnya dilaporkan hilang, serta merusak ratusan rumah dan lahan pertanian.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat di Sumba Barat Daya

Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat di Sumba Barat Daya

NUSANTARA
3 Pekan Terisolasi, Jembatan Darurat di Cimanggu Buka Akses Warga

3 Pekan Terisolasi, Jembatan Darurat di Cimanggu Buka Akses Warga

BANTEN
TNI AD Kebut Pembangunan 32 Jembatan di Daerah Banjir-Longsor Sumatera

TNI AD Kebut Pembangunan 32 Jembatan di Daerah Banjir-Longsor Sumatera

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon