Ini Kronologi KMP Namparnos Tabrak Kapal Ternak Camara Nusantara 6
Selasa, 6 April 2021 | 16:23 WIB
Kupang, Beritasatu.com - Cuaca buruk disertai hujan dan angin kencang yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa terakhir membuat gelombang laut meninggi. Kondisi tersebut mengakibatkan kecelakaan kapal motor penumpang (KMP) Namparnos dengan kapal ternak KM Camara Nusantara 6.
Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Kementerian Perhubungan (Kemhub) Ahmad mengatakan kedua kapal yang dioperasikan PT ASDP Indonesia Ferry tersebut mengalami tabrakan. KMP Namparnos yang mati mesin dan larat atau hanyut mengenai kapal KM Camara Nusantara 6 yang sedang berlabuh jangkar di rede Tenau, Kupang.
"Pada Minggu tanggal 4 April 2021 jam 12.11 Wita, KM Cemara Nusantara 6 kapal angkutan khusus ternak sedang berlabuh jangkar di rede Tenau Kupang. KMP Namparmos hanyut membawa perahu dan jaring lalu menubruk haluan kapal KM Cemara Nusantara 6 di tengah kondisi cuaca yang kurang bagus," kata Ahmad, dalam keterangan resmi, Selasa (6/4/2021).
Semula, Kapal Camara Nusantara 6 melakukan labuh jangkar untuk menghindari cuaca buruk karena kondisi angin yang sangat besar. Namun, saat KM Camara Nusantara 6 berhasil berlabuh jangkar, di saat yang bersamaan tertabrak oleh KMP Namparnos yang terbawa arus karena mesin mati.
Kronologi kejadian tersebut bermula pada pukul 13.42 waktu setempat dimana Mualim 2 mendengar panggilan pada alat komunikasi VHF CH 12 dari KMP Namparnos yang menyatakan bahwa kapalnya sedang hanyut dan mengalami trouble engine (kendala mesin). "Kemudian jam 13.44 langsung dijawab oleh Mualim 2 KM Camar Nusantara 6 yang langsung melapor kepada nakhoda bahwa ada kapal hanyut yang mendekat ke KM Camara Nusantara 6," ujar Ahmad.
Pada saat itu, nakhoda yang sudah berada di anjungan kapal langsung memerintahkan seluruh anak buah kapal (ABK) untuk melakukan persiapan mesin dan menyiapkan dapra. Namun karena hanyutnya KMP Namparnos terlalu cepat dan KM Camara Nusantara 6 belum sempat menyalakan mesin maka terjadi tabrakan pada pukul 13.51. "Kemudian untuk menghindari benturan dan gesekan yang lebih parah KMP Namparmos kita ikat tender di sebelah kiri KM Camara Nusantara 6," ungkapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




