ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kapal Karam Akibat Siklon Seroja di NTT Belum Dapat Dievakuasi

Kamis, 8 April 2021 | 14:39 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Kapal Chantika 10 yang karam di Pelabuhan Seba, Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur, selombang tinggi dan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah itu pada tanggal 3 dan 4 April 2021.
Kapal Chantika 10 yang karam di Pelabuhan Seba, Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur, selombang tinggi dan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah itu pada tanggal 3 dan 4 April 2021. (Antara)

Kupang, Beritasatu.com - Manajemen PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang mengatakan evakuasi kapal ferry KMP Jatra I yang tenggelam saat diserang badai siklon Seroja belum dilakukan karena pihaknya masih menyusun rencana untuk evakuasi.

"Masih belum dievakuasi saat ini. Sedang susun rencana evakuasi dan tindak lanjut dari penangananya," kata General Manager PT ASDP Indonesia Cabang Kupang Cuk Priyatno kepada ANTARA di Kupang, Kamis (8/4/2021).

Hal ini disampaikan berkaitan dengan perkembangan evakuasi kapal motor penyeberangan (KMP) Jatra I yang tenggelam karena dihantam gelombang pada Minggu (4/4/2021) lalu.

Saat ini kata dia KMP Jatra I masih berada di kawasan pelabuhan Bolok, Kabupaten Kupang dan masih berada di restrike area dalam keadaan kemasukan air.

ADVERTISEMENT

Cuk mengatakan jika dilihat dari kondisi kapal tersebut memang cukup sulit untuk dievakuasi, namun pihaknya akan berusaha keras agar kapal itu bisa segera di evakuasi agar tidak menganggu bersandarnya kapal lain di pelabuhan.

"Mudah-mudahan tidak ada kesulitan yang menghambat proses evakuasi nanti. Kita yang mengharapkan tetapi Tuhan yang menentukan," tambah dia.

Sebelumnya diberitakan bahwa PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang mengonfirmasikan satu armadanya di Kupang, yakni KMP Jatra 1, yang baru diresmikan awal Maret lalu mengalami kebocoran dan tenggelam akibat terbentur saat gelombang tinggi di daerah itu.

KMP Jatra 1 yang terjebak di Dermaga 2 Bolok mengalami benturan yang menimbulkan kebocoran, sehingga air masuk kapal. Posisi kapal kemudian dalam keadaan miring di dermaga dengan kondisi generator kapal sudah mati.

KMP Jatra tidak bisa berlindung di Pulau Semau karena memang sejak Sabtu (3/4/2021) lalu terjebak badai di dermaga dua. Dalam kejadian tersebut seluruh kru kapal semuanya selamat karena sebelum tenggelam.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon