Ferrari 488 GTB Akan Diluncurkan di Indonesia Pertengahan Tahun

Jumat, 13 Februari 2015 | 11:47 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Ferrari 488 GTB.
Ferrari 488 GTB. (Ferrari)

Jakarta -  PT Surya Sejahtera Otomotif (Ferrari Jakarta) mengatakan hingga akhir Februari ini terdapat 473 mobil Ferrari di Indonesia dan jumlah tersebut akan terus bertambah dengan diperkenalkannya Ferrari 488 GTB nanti.

Demikian disampaikan Arie Christopher, CEO Ferrari Jakarta, dalam kunjungannya ke Berita Satu Media Holdings, hari ini.

"Ferrari menguasai 58 persen pasar supercar di Indonesia dan kami juga nomor satu di antara dealer-dealer Ferrari di Asia Tenggara (Filipina, Malaysia, Thailand, Singapura, Indonesia) dengan kontribusi 40 persen," kata Arie.

Tahun 2014 lalu, Ferrari Jakarta menjual 40 lebih mobil sedangkan untuk tahun ini, Ferrari Jakarta masih menanti kuota dari Ferrari pusat.

"(Kuota) Biasanya sekitar 40-50 per tahun," kata Arie.

Arie mengatakan Ferrari membuka dealer pertama pada Maret, 2001. Sejak 2011, Arie mengatakan penjualan Ferrari mulai menanjak.

Pasar mobil kelas premium memang kecil mengingat harga mobil-mobil impian ini bisa mencapai miliaran. Arie memperkirakan pasar mobil premium kurang dari 1 persen (dari pasar mobil nasional yang jumlahnya mencapai 1 juta-1,2 juta). 

Pertengahan tahun ini, tepatnya pada perhelatan Ferrari Challenge 31 Juli-2 Agustus 2015, Ferrari Jakarta akan memperkenalkan model terbarunya, Ferrari 488 GTB. Sebelumnya, 488 GTB akan diluncurkan secara internasional di Geneva Motor Show Maret ini di Jenewa, Swiss.

"Antriannya sudah panjang. Desember nanti akan mulai sampai ke tangan konsumen," ujar Arie tanpa memberikan detil berapa konsumen yang sudah memesan.

Ferrari 488 GTB memiliki mesin V8 -90 degrees turbo berkekuatan 3.902 cc. Adik dari Ferrari 308 GTB dan pengganti 458 ini memiliki mesin tengah (mid-engine) yang diklaim mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 3 detik dan memiliki kecepatan 330 km/jam.

Ferrari juga menyasar pemilik mobil mewah yang ingin "naik kelas" untuk meningkatkan basis konsumennya.

"Biasanya pemilik Mercedes AMG pindah ke Lamborghini, sementara pemilik Porsche dan BMW M-series ingin naik kelas ke Ferrari," kata Arie.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Royal Enfield Masuk 3 Besar Merek Otomotif Terkuat, Ferrari Tersingki

Royal Enfield Masuk 3 Besar Merek Otomotif Terkuat, Ferrari Tersingki

OTOTEKNO
Ferrari Luce Jadi Mobil Listrik Termahal, Harga Tembus Rp 9,5 Miliar

Ferrari Luce Jadi Mobil Listrik Termahal, Harga Tembus Rp 9,5 Miliar

OTOTEKNO
BYD Luncurkan Mobil Super Formula X, Takhta Ferrari Digoyang

BYD Luncurkan Mobil Super Formula X, Takhta Ferrari Digoyang

OTOTEKNO
Kisah Gagalnya Transfer Ayrton Senna ke Ferrari Dibongkar Jean Todt

Kisah Gagalnya Transfer Ayrton Senna ke Ferrari Dibongkar Jean Todt

SPORT
Ferrari Libatkan NASA agar Mobil Listrik Buatannya Tak Menyiksa

Ferrari Libatkan NASA agar Mobil Listrik Buatannya Tak Menyiksa

OTOTEKNO
Perang Iran Membuat Pasar Mobil Mewah Runtuh di Timur Tengah

Perang Iran Membuat Pasar Mobil Mewah Runtuh di Timur Tengah

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon