Disebut Jiplak Porsche-Ferrari, Begini Respons Xiaomi Auto
Jumat, 11 Juli 2025 | 19:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Xiaomi Auto menanggapi tudingan penjiplakan desain dari merek-merek mobil mewah Eropa seperti Porsche dan Ferrari setelah tampilan dua model mereka, SU7 dan YU7, menjadi perbincangan hangat di media sosial China.
Dalam wawancara dengan Sina Tech yang dikutip Jumat (11/7/2025), Tianyuan (Sawyer) Li, General Manager Desain Industri di Xiaomi Auto sekaligus Wakil Ketua Komite Desain Grup Xiaomi, menjelaskan filosofi di balik tampilan mobil-mobil baru tersebut. Li menegaskan bahwa desain Xiaomi Auto berfokus pada koneksi emosional dengan pengguna, bukan sekadar tampil beda dari merek lain.
“Meskipun spesifikasi fungsional bisa serupa antar merek, pengalaman emosional jauh lebih sulit ditiru,” ujar Li.
Ia menyebut “nilai emosional” sebagai pusat dari visi desain Xiaomi Auto, hal yang tidak bisa digantikan oleh elemen visual semata.
Menjawab reaksi warganet yang menyebut sedan SU7 mirip Porsche Taycan dan SUV YU7 menyerupai Ferrari Purosangue, Li mengaku tidak terlalu khawatir. Istilah-istilah viral seperti “Mi-shijie” (gabungan Xiaomi dan Porsche dalam bahasa Mandarin) serta “Fala-mi” (kombinasi Ferrari dan Xiaomi) dianggapnya sebagai bagian dari dinamika publik. Menurutnya, perhatian publik justru bisa meningkatkan minat terhadap produk Xiaomi Auto.
Ia mengatakan desain mobil-mobil listrik Xiaomi datang dari dalam. Menurutnya, desain internal Xiaomi Auto sendiri berpijak pada tiga prinsip utama yaiytu berbasis ilmu pengetahuan, hukum alam, dan intuisi. Li mengatakan tim desain selalu mengacu pada prinsip tersebut agar tetap konsisten dengan nilai-nilai inti Xiaomi.
Selain menanggapi kritik, Li juga menyoroti bagaimana desainer Tiongkok saat ini justru memiliki keuntungan karena tidak terikat oleh sejarah desain panjang seperti di Eropa atau Amerika.
“Perubahan sistem energi memberi peluang bagi produsen mobil Tiongkok untuk melompat lebih jauh,” ujarnya.
Sebagai informasi, Li adalah desainer Tiongkok pertama yang bekerja di BMW Designworks Shanghai sejak 2012 dan pernah menangani proyek di BMW i, M, hingga Rolls-Royce.
Adapun SUV YU7 disebut Xiaomi Auto sebagai evolusi desain mereka, menggabungkan kesinambungan dengan penyegaran tampilan yang dirancang agar tetap relevan dalam jangka panjang.
Dengan filosofi desain yang kuat dan pendekatan emosional yang diutamakan, Xiaomi Auto tampaknya siap terus menarik perhatian, baik lewat pujian maupun perdebatan, di pasar mobil listrik global.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




