Timnas U-17 Harus Eksploitasi Rapuhnya Pertahanan Honduras
Senin, 10 November 2025 | 14:42 WIB
Doha, Beritasatu.com — Timnas Indonesia U-17 bersiap menjalani laga hidup-mati melawan Honduras pada pertandingan terakhir grup H Piala Dunia U-17 2025 yang digelar Senin (10/11) pukul 21.45 WIB di Aspire Zone, Al-Rayyan, Doha, Qatar.
Kemenangan besar menjadi target utama Garuda Nusantara untuk menjaga asa lolos ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Baik Indonesia maupun Honduras sama-sama belum meraih poin dari dua laga awal. Namun, situasi Honduras jauh lebih buruk setelah kalah 0-7 dari Brasil dan 2-5 dari Zambia, membuat mereka terpuruk di dasar klasemen dengan selisih gol minus 10.
Sementara itu, Indonesia masih punya catatan sedikit lebih baik. Skuad asuhan Nova Arianto kalah 1-3 dari Zambia di laga pembuka, lalu menyerah 0-4 dari Brasil. Meski belum meraih kemenangan, performa Garuda Muda dinilai masih memiliki potensi untuk bangkit.
Secara peringkat FIFA, Honduras unggul pada posisi ke-64 dunia, sedangkan Indonesia berada di urutan ke-122. Namun, dalam level U-17, perbedaan peringkat itu tak banyak berarti karena kemampuan teknis dan taktik masih terus berkembang pada kedua tim. Dari dua laga sebelumnya, Honduras menunjukkan kelemahan di sektor pertahanan yang mudah ditembus dan sering kehilangan fokus saat menghadapi serangan cepat.
Situasi ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh Indonesia untuk tampil lebih agresif dan efektif di lini depan. Nova Arianto menegaskan timnya akan bermain lebih menyerang dibanding dua pertandingan sebelumnya.
“Kami akan tampil lebih menekan karena butuh tiga poin. Namun, tetap waspada karena Honduras punya transisi cepat,” ujar Nova di Doha, Minggu (9/11/2025).
Selain lini pertahanan yang rapuh, Honduras juga memiliki kelemahan dalam menghadapi bola-bola mati, meski sempat mencetak dua gol lewat situasi lemparan jauh dan kesalahan lawan. Hal itu menjadi catatan penting bagi staf pelatih agar Garuda Muda tidak kehilangan konsentrasi di area berbahaya.
Nova menegaskan, kemenangan atas Honduras adalah harga mati, baik sebagai kado terakhir maupun penentu peluang lolos.
“Saya berharap apapun hasil akhirnya, para pemain bisa memberikan yang terbaik. Target kami jelas, raih tiga poin untuk Indonesia,” tegasnya.
Laga ini akan menjadi ujian karakter bagi skuad muda Indonesia. Kemenangan bukan hanya membuka peluang lolos, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat juang Zahaby Gholy dan kawan-kawan tetap menyala hingga akhir fase grup Piala Dunia U-17 2025.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




