ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Como Kalah, Fabregas Semprot Alvaro Morata

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:48 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Cesc Fabregas bertahan sebagai pelatih Como 1907 meski dilirik banyak klub besar.
Cesc Fabregas bertahan sebagai pelatih Como 1907 meski dilirik banyak klub besar. (Football London/DOK)

Roma, Beritasatu.com - Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas melontarkan kritik tajam kepada Alvaro Morata seusai timnya kalah 1-2 dari ACF Fiorentina pada laga Sabtu (14/2/2026).

Morata, yang pernah satu tim dengan Fabregas di Chelsea FC dan Timnas Spanyol, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah dalam pertandingan tersebut. Kekalahan ini terasa pahit bagi Como yang gagal memanfaatkan momentum menghadapi Fiorentina.

Dalam konferensi pers seusai laga, Fabregas menegaskan provokasi merupakan bagian dari sepak bola.

ADVERTISEMENT

“Provokasi adalah bagian dari sepak bola. Mereka yang tidak bisa menerimanya sebaiknya bermain olahraga lain. Saya mengharapkan lebih dari pemain berpengalaman seperti dia,” ujar Fabregas dikutip dari Tribal Football, Minggu (15/2/2026).

Ia menekankan timnya tidak boleh mencari-cari alasan atas hasil buruk tersebut. “Kita tidak boleh mencari alasan dan tidak perlu memedulikan apa yang dilakukan lawan di lapangan,” katanya.

Fabregas juga mengaku kecewa terhadap performa anak asuhnya, terutama dalam memahami pentingnya pertandingan.

“Saya kesal karena tidak mampu membuat para pemain benar-benar memahami arti penting laga ini. Selama sepekan saya mencoba membagikan pengalaman saya sebagai mantan pemain, mungkin bahkan terlalu banyak, tetapi itu belum cukup. Kami adalah tim muda,” ungkapnya.

Menurut dia, babak kedua jauh dari ekspektasi. “Babak kedua bukanlah pertandingan sepak bola. Namun apa pun situasinya, laga harus dimenangkan dengan motivasi dan energi yang tepat,” tegasnya.

Fabregas bahkan merasa bertanggung jawab atas hasil tersebut.

“Saya merasa buruk sebagai pelatih karena tidak berhasil menyampaikan pesan itu kepada pemain hari ini. Mungkin hal itu memengaruhi pikiran kami. Kami keliru dalam sikap dan harus menunjukkan hasrat yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menutup dengan kembali menyoroti kualitas permainan timnya. “Saya tidak terlalu menyukai babak pertama. Babak kedua, saya ulangi, bukanlah pertandingan sepak bola.”

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hancurkan Pisa 5-0, Como Jaga Asa Tembus Liga Champions

Hancurkan Pisa 5-0, Como Jaga Asa Tembus Liga Champions

SPORT
Nico Paz hingga Varane Berduka atas Wafatnya Michael Hartono

Nico Paz hingga Varane Berduka atas Wafatnya Michael Hartono

SPORT
Como Bangkit Kalahkan Roma 2-1, Peluang Liga Champions Terbuka

Como Bangkit Kalahkan Roma 2-1, Peluang Liga Champions Terbuka

SPORT
Como vs Inter: Giuseppe Sinigaglia Jadi Saksi Duel Tanpa Pemenang

Como vs Inter: Giuseppe Sinigaglia Jadi Saksi Duel Tanpa Pemenang

SPORT
Prediksi AC Milan vs Como: Saat Tim Ambisius Tantang Kandidat Juara

Prediksi AC Milan vs Como: Saat Tim Ambisius Tantang Kandidat Juara

SPORT
Singkirkan Napoli, Como Catat Sejarah Lolos ke Semifinal Coppa Italia

Singkirkan Napoli, Como Catat Sejarah Lolos ke Semifinal Coppa Italia

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT