ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Waspada! Wilayah Sulsel Diguyur Hujan Selama Musim Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:43 WIB
MA
SM
Penulis: Muh Irwansyah A | Editor: SMR
Ilustrasi hujan.
Ilustrasi hujan. (Antara/Yulius Satria Wijaya)

Makassar, Beritasatu.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprakirakan sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang selama musim mudik Lebaran 2026. Hujan diprediksi terjadi di wilayah pesisir hingga pegunungan dari 13 sampai 30 Maret 2026. Masyarakat diimbau memperhatikan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan mudik.

Mudik Lebaran identik dengan perjalanan panjang serta meningkatnya mobilitas masyarakat. Informasi prakiraan cuaca menjadi faktor penting untuk membantu memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman.

Prediksi tersebut disampaikan dalam konferensi pers terkait prakiraan musim kemarau 2026 sekaligus pemaparan kondisi cuaca selama arus mudik Lebaran di Sulawesi Selatan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan itu juga dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar Nasrol Adil menjelaskan analisis prakiraan cuaca telah dilakukan selama masa operasional posko mudik Lebaran.

“Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar memprediksi potensi cuaca yang terjadi pada saat posko Lebaran periode 13 sampai dengan 30 Maret 2026, serta prakiraan cuaca pada saat salat Idulfitri baik tanggal 20 maupun 21 Maret 2026,” ujar Nasrol.

Hasil analisis BMKG menunjukkan sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan diperkirakan mengalami hujan selama periode tersebut. Wilayah Pinrang hingga Makassar diprediksi berpotensi diguyur hujan.

"Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di wilayah Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba hingga Kepulauan Selayar," ujarnya.

Selain itu, wilayah Enrekang dan Sidenreng Rappang juga diperkirakan mengalami hujan. Soppeng, Wajo, dan Bone diprediksi berawan, sedangkan Sinjai berpotensi hujan.

"Untuk wilayah utara Sulawesi Selatan seperti Toraja Utara, Tana Toraja, Palopo, Luwu, Luwu Utara hingga Luwu Timur juga diprediksi mengalami hujan selama periode mudik Lebaran," tambahnya.

Kondisi cuaca pada hari Idul Fitri diperkirakan bervariasi di sejumlah wilayah dengan potensi hujan ringan di beberapa daerah.

Pinrang diperkirakan berawan. Parepare, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, serta Makassar berpotensi mengalami hujan. Hujan juga diperkirakan terjadi di wilayah Gowa, Takalar, dan Kepulauan Selayar.

Wilayah Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba diperkirakan berawan. Enrekang, Sidenreng Rappang, Soppeng, Wajo, dan Bone juga diprediksi berawan, sementara Sinjai berpotensi hujan.

Toraja Utara, Tana Toraja, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur diperkirakan berawan, sedangkan wilayah Luwu berpotensi hujan.

Nasrol berharap masyarakat memperhatikan informasi prakiraan cuaca selama masa mudik agar perjalanan tetap aman.

“Kami sangat mengharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman dengan tetap memperhatikan informasi cuaca,” ujarnya.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Hasanuddin, Kukuh Ribudiyanto menambahkan BMKG juga melakukan pemantauan khusus terhadap aktivitas penerbangan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

“Kami akan terus memantau seluruh bandara yang ada di Sulawesi Selatan. Terdapat tujuh bandara yang dipantau terkait penerbangan mudik dan arus balik,” ujar Kukuh.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Makassar, Sukma Tri Yuliasari menyebut pemantauan juga dilakukan terhadap kondisi perairan di wilayah Makassar dan sekitarnya.

“Kami memantau kondisi maritim di perairan Makassar hingga sejumlah perairan lain, termasuk perkiraan gelombang serta angin timur dan barat,” pungkasnya.

Menurut Sukma, kondisi angin diperkirakan berada pada kategori sedang hingga rendah dengan potensi tinggi gelombang sekitar 1 hingga 2 meter di perairan Makassar.

Kepala Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan, Ayi Sudrajat menjelaskan prediksi musim kemarau disusun berdasarkan analisis musim hujan serta dinamika atmosfer dan laut.

BMKG berharap informasi ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat dalam mengantisipasi potensi dampak cuaca selama periode mudik Lebaran.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Travoy Hadirkan Mudik Ramah bagi Ibu dan Balita

Travoy Hadirkan Mudik Ramah bagi Ibu dan Balita

NASIONAL
Demi Menyusui Buah Hati, Patricia pun Jadi Navigator dengan Travoy

Demi Menyusui Buah Hati, Patricia pun Jadi Navigator dengan Travoy

NASIONAL
Anggota DPR Ungkap Titik Lemah Mudik 2026

Anggota DPR Ungkap Titik Lemah Mudik 2026

NASIONAL
Naik 2,53 Persen dari 2025, Mudik Lebaran 2026 Tembus 147,5 Juta

Naik 2,53 Persen dari 2025, Mudik Lebaran 2026 Tembus 147,5 Juta

NASIONAL
Survei: Kepuasan Mudik Lebaran 2026 Tembus 80,8 Persen

Survei: Kepuasan Mudik Lebaran 2026 Tembus 80,8 Persen

NASIONAL
Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon