ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KPU Samarinda Kekurangan 1.621 Petugas KPPS

Selasa, 26 Desember 2023 | 12:44 WIB
FA
IC
Penulis: Fuad Iqbal Abdullah | Editor: CAH
Suasana petugas KPPS saat simulasi pemungutan suara di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa 26 Desember 2023
Suasana petugas KPPS saat simulasi pemungutan suara di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa 26 Desember 2023 (Beritasatu.com/Fuad Iqbal)

Samarinda, Beritasatu.com - Meski waktu pendaftaran sebagai calon petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) telah resmi ditutup, KPU Kota Samarinda, Kalimantan Timur, justru masih kekurangan sedikitnya 1.621 orang petugas untuk pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang. Kenaikan honor bagi petugas KPPS tak berpengaruh banyak terhadap antusiasme warga untuk mendaftar.

Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat mengatakan kuota yang terpenuhi sebagai petugas KPPS hanya mencapai 50 persen hingga batas akhir pendaftaran. Dengan demikian, maka saat ini Kota Samarinda masih mengalami kekurangan sedikitnya 1.621 orang petugas KPPS.

“Sampai data terakhir itu, kita masih kekurangan 1.621 KPPS, " ungkap Firman kepada Beritasatu.com saat ditemui di lokasi simulasi pemungutan suara di Halaman Museum Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (26/12/2023) pagi.

ADVERTISEMENT

Untuk mengatasinya, KPU Kota Samarinda telah melakukan sejumlah langkah antisipasi, di antaranya dengan meminta kepada PPK dan PPS di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk berkoordinasi dengan lembaga-lembaga pendidikan yang ada untuk mengirimkan bantuan personel saat Pemilu 2024 nanti.

“Selain itu, KPU Kota Samarinda juga meminta kepada seluruh PPK dan PPS untuk melakukan identifikasi petugas KPPS di masing-masing TPS, yang sekiranya memiliki kelebihan jumlah petugas, untuk mengisi TPS lain yang mengalami kekurangan petugas KPPS,” ujarnya. 

Upaya terakhir adalah meminta kepada seluruh tokoh agama, atau tokoh masyarakat di setiap kelurahan dan kecamatan, untuk menunjuk salah satu warganya sebagai petugas KPPS dengan tetap memperhatikan ketentuan yang telah diatur oleh Peraturan KPU.

Firman menegaskan bahwa sepinya peminat petugas KPPS di Kota Samarinda karena adanya kekhawatiran akan terjadinya korban jiwa seperti saat Pemilu 2019 lalu. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

NASIONAL
KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

NASIONAL
Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon