ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Real Count KPU Pukul 16.30 WIB, Prabowo-Gibran Raih 57,08 Persen Suara

Jumat, 16 Februari 2024 | 17:31 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Data real count KPU pukul 16.30 WIB memperlihatkan Prabowo-Gibran meraih 36.559.883 suara atau 57,08%. (Tangkapan layar)
Data real count KPU pukul 16.30 WIB memperlihatkan Prabowo-Gibran meraih 36.559.883 suara atau 57,08%. (Tangkapan layar) (-)

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan pemutakhiran data perolehan suara (real count) dari seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di Indonesia.

Dari data yang dihimpun pukul 16.30 WIB, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) masih unggul.

Tercatat, Prabowo-Gibran unggul dengan perolehan suara sementara 36.559.883 atau sekitar 57,08%. Angka tersebut, didapat Prabowo-Gibran dari 494.213 atau 60,03% tempat pemungutan suara (TPS). Dalam Pilpres 2024 tercatat 823.236 TPS.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhamin Iskandar (Anies-Imin) meraih 15.966.709 suara atau sebesar 24,93%, sedangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) mampu mendulang suara  11.522.767 (17,99%).

Sebelumnya, pada Jumat (16/2/2024) pukul 10.00 WIB, data yang masuk berasal dari 418.879 tempat pemungutan suara (TPS) atau 50,88% dari total 823.236 TPS. 

1. Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar - 13.587.205 suara (25,2%)
2. Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka - 30.631.501 suara (56,82%)
3. Ganjar Pranowo-Mahfud MD - 9.691.186 suara (17,98%)

Informasi ini mencakup hasil penghitungan suara di TPS menggunakan data dan gambar dari dokumen formulir yang difoto dan diunggah kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) melalui aplikasi Sistem Proses Rekapitulasi Suara Elektronik (Sirekap).

Kemudian direkapitulasi secara bertahap dari tingkat kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, hingga pusat.

KPU memiliki batas waktu maksimal hingga tanggal 20 Maret 2024 untuk menyelesaikan rekapitulasi suara secara bertahap.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

NASIONAL
KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

NASIONAL
Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon