Begini Strategi Erick Thohir Benahi Dana Pensiun BUMN
Senin, 13 Februari 2023 | 21:45 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, dana pensiun (Dapen) BUMN tercatat memiliki total aset Rp 126 triliun, atau hampir 40% dari total aset neto industri dana pensiun nasional.
"Namun demikian, sebanyak 65% dana pensiun BUMN memiliki permasalahan kecukupan dana," ungkap Erick Thohir saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VI DPR, Senin (13/2/2023).
Erick Thohir menjelaskan, pembenahan dan perbaikan dana pensiun BUMN telah dicanangkan sejak tahun 2020 ini terus berlangsung. Karena jika tidak ada tindakan segera, bukan tidak mungkin kembali mencuat kasus seperti yang dialami Jiwasraya atau Asabri.
"Ketika kita sudah memperbaiki BUMN seperti ini, kita bicara laba. Tetapi kedepannya tidak ada garansi pensiunan BUMN bisa mendapatkan pensiunannya. Ini kan kontradiksi. Kita bicara BUMN sehat, tetapi begitu mereka pensiun, tidak ada manfaat. Nah ini akan terjadi ledakan satu-dua tahun ke depan kalau kita tidak intervensi hari ini," ungkap Erick.
Erick mengingatkan, ke depan para pensiunan BUMN akan semakin banyak. Kesejahteraan calon pensiunan BUMN ini mesti dipastikan sejak saat ini. Hal tersebut tidak akan selaras jika mayoritas dana pensiun BUMN malah bermasalah.
"Kita sudah lihat ini ada defisit kecukupan dana yang cukup besar Rp 9,8 triliun tahun 2021. Terdiri dari mayoritas BUMN yang ada, 35% sehat, sisanya (65%) belum sehat. Kesehatan BUMN dan dana pensiun BUMN harus diselaraskan. Ini menjadi catatan penting," ungkapnya.
Erick melaporkan sejumlah langkah yang telah dilakukan Kementerian BUMN dan rencananya dalam beberapa waktu ke depan. Pada September 2022, pihaknya telah mengeluarkan surat arahan untuk menjalankan uji tuntas dana pensiun BUMN yang harus dipimpin Direktur Keuangan dan Direktur SDM di masing-masing BUMN.
"Jadi ada peran serta BUMN sendiri melihat dana pensiun-nya, bukan dikelola murni sehingga tidak ada profesionalisme, yang akhirnya akan bermasalah di kemudian hari," ungkap dia.
Selanjutnya, Kementerian BUMN sudah mengeluarkan petunjuk teknis untuk menjalankan uji tuntas Dapen pada Oktober 2022, sekaligus melakukan sosialisasi kepada seluruh pendiri dapen. "Bahkan kemarin kita sosialisasi mengajak KPK untuk mengingatkan bahwa ini menjadi hal yang krusial," kata Erick Thohir.
Erick Thohir menambahkan, Kementerian BUMN akan melakukan review secara komprehensif kinerja masing-masing dana pensiun BUMN. Rencananya, buku biru tentang pengelolaan dana pensiun yang sesuai, akan terbit pada Februari-Maret 2023.
"Karena jangan sampai kembali lagi, investasi yang dilakukan dana pensiun BUMN ini di investasi bodong lagi. Nah ini selalu muternya di situ-situ saja. Lalu masing-masing BUMN menyusun rencana roadmap penyehatan keuangan. Tadi 65% gejala (bermasalah), 35% sehat. Dan tentu nanti kedepannya kita implementasikan (penyehatan) dan monitoring progres implementasi penyehatan," terang Erick.
Menyoal pembenahan dana pensiun BUMN, Erick Thohir mengacu tata kelola di Kanada dan Singapura. "Kita sudah punya benchmark dengan negara lain. Jadi kita sudah liat bagaimana struktur yang ada di Kanada hingga Singapura," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




