ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Progres Pemasangan Jaringan Listrik KCJB Capai 80 Persen

Sabtu, 29 April 2023 | 13:48 WIB
B
FB
Penulis: BeritaSatu | Editor: FMB
Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).
Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Progres pemasangan jaringan listrik aliran atas (overhead catenary system/OCS) Kereta Api Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dari Stasiun Halim, Jakarta Timur, hingga Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat telah mencapai lebih dari 80 persen. 

Demikian dilaporkan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Sabtu (29/4/2023), dikutip dari Antara.

Ruang lingkup pemasangan OCS di ruas Stasiun Padalarang hingga Stasiun Tegalluar telah mencapai 100 persen. Saat ini, KCIC bersama kontraktornya sedang mempercepat pemasangan OCS di beberapa stasiun, depo, dan ruas tertentu untuk menyelesaikan to-do list yang masih ada sebelum operasional KCJB dimulai.

ADVERTISEMENT

General Manager Corporate Secretary KCIC, Rahadian Ratry, menyatakan bahwa untuk mengoperasikan KCJB, stasiun, dan seluruh peralatan yang terpasang di trase KCJB dari Stasiun Halim hingga Stasiun Tegalluar, dibutuhkan kekuatan hingga 246,3 megavolt ampere (MVA).

Untuk KCJB sendiri, tenaga listriknya akan disalurkan melalui jaringan listrik aliran atas (OCS).

"KCIC akan terus mengawal jalannya pemasangan OCS agar sesuai dengan standar keselamatan dan keamanan serta berkoordinasi dengan seluruh stakeholder. Hal ini bertujuan agar KCJB dapat segera dioperasikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan," kata Rahadian.

Penggunaan energi listrik diharapkan mampu mengurangi emisi karbon di wilayah yang dilalui dari Jakarta hingga Bandung. Menurut laporan dari Department for Transport (DfT) Britania Raya, karbon per mil penumpang dari kereta listrik lebih rendah hingga 35 persen dibandingkan kereta diesel.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

KCIC Pastikan Whoosh Kembali Beroperasi Normal

KCIC Pastikan Whoosh Kembali Beroperasi Normal

EKONOMI
AHY: Proyek Kereta Cepat Whoosh ke Jatim Berjalan Paralel

AHY: Proyek Kereta Cepat Whoosh ke Jatim Berjalan Paralel

EKONOMI
Danantara Targetkan Negosiasi Utang Whoosh Tuntas Kuartal I 2026

Danantara Targetkan Negosiasi Utang Whoosh Tuntas Kuartal I 2026

EKONOMI
Utang Whoosh Rp 116 T Ujung-ujungnya Ditanggung APBN

Utang Whoosh Rp 116 T Ujung-ujungnya Ditanggung APBN

EKONOMI
Dirut KAI Klaim Pembayaran Utang Whoosh Sudah Temukan Solusi

Dirut KAI Klaim Pembayaran Utang Whoosh Sudah Temukan Solusi

EKONOMI
AHY Ungkap Pemerintah Belum Temukan Solusi Restrukturisasi Whoosh

AHY Ungkap Pemerintah Belum Temukan Solusi Restrukturisasi Whoosh

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon