ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Luhut Sudah Siapkan Rencana Kereta Cepat Jakarta-Bandung-Surabaya

Kamis, 22 Juni 2023 | 14:37 WIB
IA
FB
Penulis: Ichsan Ali | Editor: FMB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan seusai menjajal kereta cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Halim Jakarta, Kamis 22 Juni 2023
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan seusai menjajal kereta cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Halim Jakarta, Kamis 22 Juni 2023 (Beritasatu.com/Ichsan Ali)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan optimistis trayek pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) akan sampai ke Surabaya, Jawa Timur.

Luhut berpandangan kereta cepat yang telah dibangun dengan trayek Jakarta-Bandung membuahkan hasil yang baik. Oleh karena itu, ia telah menyiapkan penelitian pendahuluan atau preliminary study Kereta Cepat Bandung-Surabaya.

"Hasil report daripada software yang mereka punya, hasilnya sangat baik. Betapa nyamannya naik kereta api ini, karena menurut saya tingkat suara, kekedapan suara, goyangan, dan sebagainya, itu betul-betul sangat bagus. Kita bisa rapat di dalam, tanpa suara keras, dengan suara yang biasa saja," ujar Luhut seusai menjajal kereta cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Halim Jakarta, Kamis (22/6/2023).

ADVERTISEMENT

Bahkan, Luhut mengungkapkan, Pemerintah telah membangun komunikasi dengan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia Lu Kang terkait pembangunan Kereta Cepat Bandung-Surabaya ini.

"Ini saya kira loncatan teknologi karena tadi Pak Lu bicara dengan kami, dengan Menteri Perhubungan. Kita sudah minta akan kami laporkan ke Presiden, preliminary study untuk Bandung sampai ke Surabaya. Tentu dengan pengalaman kita sekarang, pasti sangat banyak penghematan yang akan kita lakukan. Tadi Pak Lu juga setuju mengenai itu," pungkasnya.

Selain itu, Luhut menekankan prinsip hilirisasi dalam pembangunan kereta cepat agar Indonesia tidak perlu mengimpor dan memaksimalkan penggunaan bahan baku dari dalam negeri.

"Kemudian dengan hilirisasi akan banyak material yang tidak perlu kita impor lagi, akan banyak kita gunakan dalam negeri. Saya kira ini akan membuat terebosan-terobosan baru di republik ini, jadi membuat kita nanti bisa mengikuti Tiongkok dari belakang, karena mereka sudah jauh lebih maju dari kita. Tapi mereka ingin share juga teknologinya pada kita," ujar Luhut.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

KCIC Pastikan Whoosh Kembali Beroperasi Normal

KCIC Pastikan Whoosh Kembali Beroperasi Normal

EKONOMI
AHY: Proyek Kereta Cepat Whoosh ke Jatim Berjalan Paralel

AHY: Proyek Kereta Cepat Whoosh ke Jatim Berjalan Paralel

EKONOMI
Danantara Targetkan Negosiasi Utang Whoosh Tuntas Kuartal I 2026

Danantara Targetkan Negosiasi Utang Whoosh Tuntas Kuartal I 2026

EKONOMI
Utang Whoosh Rp 116 T Ujung-ujungnya Ditanggung APBN

Utang Whoosh Rp 116 T Ujung-ujungnya Ditanggung APBN

EKONOMI
Dirut KAI Klaim Pembayaran Utang Whoosh Sudah Temukan Solusi

Dirut KAI Klaim Pembayaran Utang Whoosh Sudah Temukan Solusi

EKONOMI
AHY Ungkap Pemerintah Belum Temukan Solusi Restrukturisasi Whoosh

AHY Ungkap Pemerintah Belum Temukan Solusi Restrukturisasi Whoosh

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon