ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kereta Cepat Jakarta Bandung Digratiskan 3 Bulan Pertama Agustus-Oktober

Jumat, 23 Juni 2023 | 11:28 WIB
AO
AO
Penulis: Asni Ovier/Antara | Editor: AO
Kereta Cepat Jakarta Bandung yang tengah melintas.
Kereta Cepat Jakarta Bandung yang tengah melintas. (Dok. KCJB/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah akan menggratiskan tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) selama 3 bulan pertama beroperasi. Tiket gratis itu rencananya akan diberlakukan pada 18 Agustus hingga Oktober 2023.

Kabar tentang tiket kereta cepat gratis itu disampaikan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil seperti dikutip dari akun Twitter-nya, Jumat (23/6/2023).

"GRATIS selama 3 bulan pertama untuk masyarakat yang ingin mencoba Kereta Api Cepat Jakarta Bandung. Dari 18 Agustus s.d. Oktober," tulis Ridwan Kamil.

Menurut Ridwan Kamil, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan telah menyetujui gagasan ini saat diusulkan ketika mengetes kecepatan kereta cepat pada Kamis (22/6/2023).

ADVERTISEMENT

Saat pengetesan itu, ujar Ridwan Kamil, kecepatan kereta mencapai 354 km/jam. Dengan kecepatan itu, jarak antara Stasiun Halim Perdanakusuma hingga Stasiun Padalarang hanya sekitar 20 menit.

"Siang tadi, kami memulai perjalanan dari Jln. Sudirman Jakarta kita naik LRT ke Halim. Halim Padalarang dengan kereta cepat. Dan dari Padalarang ke pusat kota Bandung naik kereta feeder, atau lanjut ke stasiun akhir Tegal Luar," ujarnya.

Sementara, Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penduduk yang tinggal di sekitar proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akan diundang untuk mencoba menggunakan kereta cepat tersebut. Menurutnya, tindakan ini merupakan perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar semua orang dapat merasakan kereta cepat pertama di Asia Tenggara.

Oleh karena itu, dia berharap proyek tersebut akan selesai tepat waktu pada Agustus 2023. "Saya berharap agar masyarakat juga dapat merasakan pengalaman menggunakan kereta cepat ini," tuturnya.

Luhut mengatakan, proyek yang hampir selesai ini merupakan hasil kerja sama antara pekerja Indonesia dan pekerja Tiongkok selama lima tahun terakhir. Selain itu, menurutnya, pemerintah daerah di sepanjang jalur kereta cepat juga turut membantu mempercepat pembangunan proyek tersebut.

Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan, Luhut mengungkapkan bahwa meski dalam kecepatan tinggi, kereta cepat tersebut cukup nyaman untuk ditumpangi. Saat dia menaiki kereta cepat, dia mencatat bahwa kereta tersebut mencapai kecepatan maksimum 385 kilometer per jam.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Viral Whoosh Berhenti Mendadak di Jalur Kopo, Ini Penjelasan KCIC

Viral Whoosh Berhenti Mendadak di Jalur Kopo, Ini Penjelasan KCIC

JAWA BARAT
Whoosh Jual 293.000 Tiket Sepanjang Lebaran 2026

Whoosh Jual 293.000 Tiket Sepanjang Lebaran 2026

EKONOMI
Whoosh Jual 178.000 Tiket Selama Mudik Lebaran

Whoosh Jual 178.000 Tiket Selama Mudik Lebaran

EKONOMI
Begini Cara Dapat Diskon Tiket Whoosh Rp 100.000 untuk Lebaran

Begini Cara Dapat Diskon Tiket Whoosh Rp 100.000 untuk Lebaran

EKONOMI
Soal Penyelesaian Utang Whoosh, Purbaya: Sudah Diputuskan

Soal Penyelesaian Utang Whoosh, Purbaya: Sudah Diputuskan

EKONOMI
KCIC Pastikan Whoosh Kembali Beroperasi Normal

KCIC Pastikan Whoosh Kembali Beroperasi Normal

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon