Inflasi Diharapkan Mereda Memasuki November
Selasa, 31 Oktober 2023 | 11:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat Ekonomi Universitas Surakarta, Agus Trihatmoko mengungkapkan bahwa kenaikan inflasi masih akan terjadi pada Oktober 2023 ini, tetapi diharapkan akan membaik di bulan November seiring masuknya musim hujan.
"Kalau kita analisa dari awal tahun, memang ada kenaikan dari berbagai produk. Barang konsumsi secara rata-rata naik lebih dari 4%, hampir 5%. Dampaknya adalah orang cenderung untuk mulai berhemat membeli karena daya belinya tertekan," jelas Agus kepada Beritasatu.com, Selasa (31/10/2023).
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi September 2023 mencapai 2,28% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jika dibandingkan bulan Agustus 2023, inflasi tercatat sebesar 0,19%.
Komoditas yang menyumbang inflasi terbesar secara month-to-month adalah beras dengan andil inflasi 0,18%. Komoditas lainnya yang juga menyumbang inflasi terbesar adalah bensin, tarif pulsa ponsel, biaya kuliah, rokok kretek filter, dan daging sapi.
Menurut Agus, situasi inflasi Indonesia saat ini masih relatif baik, jika dibandingkan situasi ekonomi global yang kurang baik.
Menyoroti situasi tersebut, Agus melihat peluang membaiknya sektor pertanian menjelang masuknya masa tanam menuju musim penghujan.
"Dengan kemarau panjang, daerah pedesaan sedang paceklik. Artinya pendapatannya akan sulit dari sektor pertanian. Namun, sekarang petani tengah menyiapkan pengeluaran untuk masa tanam di musim hujan," pungkas Agus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




