ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Fantastis, Proyek Perhubungan di Sultra Dianggarkan Rp 900 Miliar

Jumat, 10 April 2015 | 00:41 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Ilustrasi pelabuhan di Indonesia.
Ilustrasi pelabuhan di Indonesia. (Suara Pembaruan/Suara Pembaruan)

Kendari- Menteri Perhubungan Ignasius Jonan memaparkan bantuan proyek perhubungan di Sulawesi Tenggara tahun 2015 di hadapan para pejabat eksekutif dan legislatif di rumah dinas gubernur di Kendari, Kamis malam.

Jamuan makan malam dihadiri Gubernur Sultra Nur Alam, Ketua DPRD Sultra Abdurahman Saleh, Wakil Gubernur Saleh Lasata dan anggota Komisi V DPR asal Sultra Umar Arsal, Wali Kota Kendari Asrun dan para pejabat eselon II dan unsur TNI/Polri di daerah ini.

Menurut Menhub, nilai anggaran yang akan terserap di Sulawesi Tenggara tahun 2015 ini mencapai hampir Rp 900 miliar. "Ini angka yang fantastis sepanjang kegiatan proyek sektor perhubungan di Sultra," kata Menhub, Kamis (10/4).

Adapun kegiatan proyek yang akan dialokasikan di Sultra meliputi sektor perhubungan udara (bandara), pelabuhan laut dan dermaga, serta bantuan transportasi angkutan bus.

ADVERTISEMENT

Sektor perhubungan udara yakni Bandara Haluoleo Kendari, Bandara Sangi ni Bandera (Kolaka), Bandara Betoambari (Kota Baubau), Bandara Matahora (Wakatobi) dan Bandara Sugimanuru (Muna). Sedangkan perbaikan pelabuhan penyeberangan tersebar di sejumlah kabupaten di antaranya, pelabuhan Murhum Baubau, Bungkutoko (Kendari), Maligano (Buton Utara), Tampo dan Tondasi di Kabupaten Muna dan Muna Barat, Molawe (Konawe Utara), Langara (Konawe kepulauan) dan Amolengo (Konawe Selatan).

Sementara untuk perbaikan sarana dermaga yang dianggap mendesak, kata Menhub meliputi Dermaga Sikeli di Pulau Kabaena Bombana, dermaga di Mawasangka Buton Tengah, dan dermaga fery di Banabungi Kabupaten Buton.

"Saya harap kepada gubernur selaku wakil pemerintah pusat untuk segera mengkoordinasi dengan para bupati dan wali kota terhadap percepatan proyek tersebut yang sisa waktunya 7-8 bulan ke depan," ujarnya.

Menteri juga mengharapkan kepada gubernur, bila ada wilayah yang belum siap karena alasan teknis, maka bisa dialihkan ke tempat lain, dengan catatan pergeseran proyek itu secepatnya diusulkan ke pusat.

"Bila ada proyek yang dinilai belum mendesak dan akan dialihkan ke tempat lain, maka kita beri waktu paling lama satu minggu sudah masuk usulannya ke pihak pusat," ujar Ignasius Jonan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemenhub Audit Green SM, Sanksi Tegas Menanti

Kemenhub Audit Green SM, Sanksi Tegas Menanti

NASIONAL
Kabar Gembira! Water Taxi Bali Mulai Dibangun Agustus 2026

Kabar Gembira! Water Taxi Bali Mulai Dibangun Agustus 2026

BALI
Menhub Minta Truk Logistik Taat Aturan Jelang Puncak Arus Balik

Menhub Minta Truk Logistik Taat Aturan Jelang Puncak Arus Balik

EKONOMI
Menhub Bantah Truk Mengantre Berhari-hari di Pelabuhan BBJ

Menhub Bantah Truk Mengantre Berhari-hari di Pelabuhan BBJ

BANTEN
Menhub Dudy Imbau Maskapai Rute Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan

Menhub Dudy Imbau Maskapai Rute Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan

NASIONAL
Bertemu CEO Maskapai, Menhub Minta Keselamatan Penerbangan Diperkuat

Bertemu CEO Maskapai, Menhub Minta Keselamatan Penerbangan Diperkuat

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon