BPS Ungkap Biang Kerok Kenaikan Inflasi Desember 2023
Selasa, 2 Januari 2024 | 15:57 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Desember 2023 secara bulanan mencapai 0,41%. Adapun kelompok pengeluaran yang memberikan andil inflasi terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau.
Kelompok pengeluaran ini mengalami inflasi 1,07% dan memberikan andil inflasi 0,29% terhadap inflasi Desember 2023.
“Secara historis inflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau, pada momen perayaan Natal dan Tahun Baru relatif tinggi dari bulan sebelumnya. Subkelompok makanan selalu lebih dominan menyebabkan tingginya tingkat inflasi Desember,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di kantor BPS pada Selasa (2/1/2024).
Adapun komoditas utama penyumbang inflasi kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau adalah cabai merah (0,06%), bawang merah (0,04%), tomat (0,03%), cabai rawit (0,02%), beras (0,02%), dan telur ayam ras (0,02%).
Kelompok kedua dengan andil terbesar adalah transportasi yang mengalami inflasi 0,45% dan memberikan andil inflasi 0,06% terhadap inflasi Desember 2023.
Kelompok transportasi juga menyumbang andil terhadap inflasi umum sebesar 0,06% yang utamanya disebabkan oleh inflasi tarif angkutan udara. Hal ini tidak terlepas dari meningkatnya jumlah penumpang angkutan udara yang selalu meningkat pada Desember akibat liburan akhir tahun.
“Permintaan masyarakat untuk jasa penerbangan udara juga meningkat seiring momen hari besar keagamaan nasional dan juga momen tahun baru serta libur tahun baru,” terang Amalia.
Baca Juga: BPS: Inflasi Bulanan Desember 2023 Naik Capai 0,41 Persen
Berikutnya adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi 0,46% dan memberikan andil inflasi 0,03% terhadap inflasi Desember 2023.
Lalu, kelompok keempat yang memberikan andil inflasi adalah rekreasi, olahraga, dan budaya yang mengalami inflasi 0,54% dan memberikan andil inflasi 0,01% terhadap inflasi Desember 2023.
“Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya menyumbang andil terhadap inflasi umum sebesar 0,01% utamanya disebabkan oleh inflasi komoditas rekreasi,” pungkas Amalia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




