Didukung Modal Asing dan DHE, BI Proyeksikan Rupiah Menguat
Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:42 WIB
Jakarta, Beritaastu.com - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan menunjukkan tren penguatan ke depan.
“Ke depan, nilai tukar rupiah diperkirakan stabil dengan kecenderungan menguat,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Agustus 2025 yang digelar daring di Jakarta, Rabu (20/8/2025).
BI mencatat rupiah menguat 1,29% (ptp) terhadap dolar AS per 19 Agustus 2025 dibandingkan posisi akhir Juli 2025. Menurut Perry, penguatan itu didukung oleh konsistensi kebijakan stabilisasi BI dan berlanjutnya arus modal asing, terutama ke instrumen Surat Berharga Negara (SBN).
Peningkatan konversi valuta asing (valas) oleh eksportir seiring kebijakan pemerintah terkait Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) juga mendorong penguatan rupiah.
Untuk menjaga stabilitas, BI akan mengoptimalkan instrumen moneter seperti Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI). Strategi intervensi di pasar spot, DNDF, dan SBN sekunder juga terus diperkuat.
“Bank Indonesia memperkuat respons kebijakan stabilisasi, termasuk intervensi terukur di pasar off-shore NDF dan strategi triple intervention,” tambah Perry.
Meski demikian, pada pembukaan perdagangan Rabu (20/8/2025), rupiah sempat melemah 57 poin atau 0,35% menjadi Rp 16.302 per dolar AS dari Rp 16.245 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut pelemahan itu dipengaruhi langkah S&P yang mempertahankan peringkat kredit AS di level AA+.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




