Defisit APBN 2025 Aman meski Tekanan Tinggi
Kamis, 8 Januari 2026 | 18:27 WIB
Suahasil menegaskan, perbaikan kinerja pada semester II tidak terlepas dari penyesuaian strategi Direktorat Jenderal Pajak (DJP), mulai dari penguatan edukasi, pengawasan, pemeriksaan, hingga penegakan hukum.
“Ini dinamika perekonomian yang tercermin di dalam penerimaan pajak kita. Perbaikan ini menjadi modal kita masuk ke 2026,” jelasnya.
Realisasi Pertumbuhan Ekonomi 2025
Purbaya memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mencapai 5,45%. Dengan proyeksi tersebut, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 diperkirakan hanya mencapai 5,12%, sedikit meleset dari target APBN 2025 yang dipatok sebesar 5,2%.
Purbaya menyebut, angka ini merupakan akumulasi dari laju pertumbuhan ekonomi yang berfluktuasi sepanjang tahun.
“Mungkin pada triwulan IV 2025 juga di atas 5% ya, kira-kira 5,45%. Di bawah janji saya, tetapi lumayan lah masih lebih tinggi dari triwulan-triwulan sebelumnya,” ujar Purbaya.
Sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat bergerak tidak merata. Pada kuartal I 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 4,87%, kemudian meningkat menjadi 5,12% pada kuartal II 2025. Namun, laju pertumbuhan kembali tertahan di level 5,04% pada kuartal III 2025.
Purbaya mengakui, proyeksi pertumbuhan kuartal IV 2025 tersebut masih berada di bawah target optimistis yang sebelumnya ia sampaikan, yakni di kisaran 5,7%-6%. Meski demikian, ia menilai kinerja ekonomi pada kuartal terakhir tahun ini tetap menunjukkan perbaikan dibandingkan triwulan sebelumnya.
Menurut Purbaya, tren pertumbuhan ekonomi yang menguat pada akhir tahun menjadi indikasi penting bahwa fase perlambatan telah terlewati. Ia menilai fundamental ekonomi domestik mulai menemukan pijakan yang lebih kuat, sehingga membuka ruang pertumbuhan yang lebih solid ke depan.
“Yang jelas adalah momentum pembalikan arah ekonomi sudah terjadi, jadi kita ke depan harusnya tumbuh akan lebih baik,” ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




