ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Shell Pangkas Direksi, Pimpinan Proyek dan Teknologi Pilih Mundur

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:45 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
SPBU Shell.
SPBU Shell. (Investor Daily/Gagarin)

Jakarta, Beritasatu.com – Shell plc memangkas jumlah anggota komite eksekutif sebagai bagian dari upaya penyederhanaan struktur perusahaan dan penguatan integrasi keahlian teknis ke dalam lini bisnis utama.

Perusahaan energi asal Inggris tersebut mengumumkan, President, Projects & Technology Shell, Robin Mooldijk akan mengundurkan diri efektif per 28 Februari 2026, setelah mengabdi selama 35 tahun di Shell. Dengan mundurnya Mooldijk, jumlah anggota komite eksekutif Shell berkurang dari sembilan menjadi delapan orang.

Shell menegaskan perubahan tersebut tidak memengaruhi struktur pelaporan keuangan perusahaan. Shell tetap melaporkan kinerja keuangan berdasarkan enam segmen, yakni integrated gas, upstream, marketing, chemicals and products, renewables and energy solutions, serta corporate.

ADVERTISEMENT

Langkah ini sejalan dengan rencana Shell yang telah diumumkan sebelumnya untuk membubarkan organisasi proyek dan teknologi yang berdiri sendiri, serta mengintegrasikan fungsi-fungsi teknis langsung ke dalam bisnis inti, termasuk integrated gas, upstream, downstream, serta renewables and energy solutions.

Chief Executive Officer (CEO) Shell Wael Sawan menyatakan, perubahan struktur tersebut bertujuan meningkatkan daya saing biaya dan kualitas pengambilan keputusan dengan menempatkan kapabilitas teknis lebih dekat ke sumber penciptaan nilai perusahaan.

“Robin telah berhasil memimpin integrasi divisi teknis ke dalam bisnis kami dan memposisikan Shell dengan kuat untuk masa depan,” ujar Sawan dilansir dari Reuters.

Mooldijk bergabung dengan Shell pada akhir 1980-an dan telah menduduki berbagai posisi kepemimpinan senior di sektor pengilangan, kimia, dan downstream.

Sebelum masuk ke komite eksekutif, ia memimpin konsolidasi aset pengilangan dan kimia Shell menjadi satu divisi chemicals and products, langkah yang ditujukan untuk meningkatkan margin dan memperkuat integrasi dengan Shell Trading.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Setelah Indonesia, Shell Kini Lepas Bisnis SPBU di Prancis

Setelah Indonesia, Shell Kini Lepas Bisnis SPBU di Prancis

EKONOMI
Shell dan Booking Holdings Ungkap Dampak Blokade Selat Hormuz

Shell dan Booking Holdings Ungkap Dampak Blokade Selat Hormuz

EKONOMI
Shell Akhirnya Turunkan Harga BBM di Singapura

Shell Akhirnya Turunkan Harga BBM di Singapura

EKONOMI
Saham Raksasa Migas Panen Besar dari Perang Iran

Saham Raksasa Migas Panen Besar dari Perang Iran

EKONOMI
Bahlil Pastikan SPBU Swasta Sudah Boleh Impor BBM RON 92–98

Bahlil Pastikan SPBU Swasta Sudah Boleh Impor BBM RON 92–98

EKONOMI
Shell Cs Dilarang Impor Solar Mulai April 2026

Shell Cs Dilarang Impor Solar Mulai April 2026

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon