Harga Emas Dunia Hari Ini Turun 1 Persen Tertekan Dolar AS
Selasa, 17 Februari 2026 | 10:01 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas dunia melemah sekitar 1% pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (17/2/2026), dipicu penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan tipisnya volume transaksi di pasar Asia yang masih libur Tahun Baru Imlek.
Mengutip laporan Reuters, harga emas spot turun 0,9% menjadi US$ 4.947,98 per ons troi pada pukul 08.10 WIB, setelah sebelumnya sempat merosot hingga 1% pada sesi awal perdagangan.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April 2026 melemah 1,6% ke posisi US$ 4.966,80 per ons troi.
Dolar Menguat Tekan Harga Emas
Penurunan harga emas terjadi seiring menguatnya indeks dolar AS sebesar 0,2% terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Penguatan dolar membuat emas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menekan permintaan.
Perdagangan di kawasan Asia juga cenderung sepi karena sejumlah pasar utama seperti China daratan, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan masih tutup dalam rangka libur Tahun Baru Imlek. Pasar AS juga sebelumnya libur pada Senin (16/2/2026) karena peringatan Presidents’ Day.
Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Pelaku pasar saat ini memperkirakan bank sentral AS, Federal Reserve, akan memangkas suku bunga sebanyak tiga kali masing-masing 25 basis poin tahun ini, berdasarkan data CME FedWatch Tool.
Emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding bullion) biasanya cenderung menguat dalam lingkungan suku bunga rendah. Oleh karena itu, arah kebijakan suku bunga The Fed masih menjadi faktor penting bagi pergerakan harga emas ke depan.
Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump pada Senin mengatakan dirinya akan terlibat secara tidak langsung dalam pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat terkait program nuklir Teheran yang dijadwalkan berlangsung Selasa di Jenewa. Ia juga yakin Teheran ingin mencapai kesepakatan.
Tak hanya emas, harga logam mulia lainnya juga melemah. Harga perak spot turun 2,7% menjadi US$ 74,51 per ons troi, setelah sebelumnya sempat merosot lebih dari 3%.
Di dalam negeri, harga emas Antam pada hari ini turun sebesar Rp 22.000 per gram menjadi Rp 2,918 juta per gram dari sebelumnya Rp 2,940 juta per gram. Rekor tertinggi harga emas Antam sebelumnya tercatat pada Kamis (29/1/2026) sebesar Rp 3,16 juta per gram.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




