Purbaya Khawatir Ekonomi Melambat jika Perang Berlanjut
Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan risiko perlambatan ekonomi Indonesia jika konflik geopolitik global terus bereskalasi, terutama perang yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) yang telah mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia.
Kenaikan harga energi tersebut berpotensi menekan berbagai negara, termasuk Indonesia, dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan energi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, meskipun saat ini permintaan domestik masih kuat, risiko perlambatan tetap terbuka apabila konflik berkepanjangan.
“Walaupun global begitu, tetapi permintaan (domestik) masih kencang. Mungkin (ekonomi) akan melambat kalau (konflik) naik terus. Tetapi saya akan jaga permintaan domestik,” ujar Purbaya di Jakarta.
Meski demikian, ia menilai kondisi perekonomian nasional masih relatif terjaga. Hal ini tercermin dari sejumlah indikator ekonomi serta hasil pemantauan langsung selama periode Ramadan.
Purbaya juga optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 dapat mencapai kisaran 5,6%–5,7%.
“Kalau angka terakhir sih pertumbuhan ekonomi bisa 5,6%–5,7%,” kata dia
Di tengah ketidakpastian global, pemerintah mengandalkan penguatan permintaan domestik sebagai penopang utama pertumbuhan. Strategi tersebut dilakukan agar ekonomi nasional tidak terlalu bergantung pada faktor eksternal.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas, mulai dari dukungan kepada sektor swasta, menjaga daya beli masyarakat, hingga mengelola harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi agar tidak terlalu terdampak lonjakan harga minyak dunia.
Pada sisi lain, Purbaya juga menyoroti pentingnya memperkuat platform lokapasar lokal untuk mengurangi dominasi perusahaan asing dalam ekosistem digital.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




