ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dukung WFH, Eddy Soeparno Ingatkan PR Besar Energi RI

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:24 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Eddy Soeparno.
Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Eddy Soeparno. (Istimewa/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno mendukung kebijakan work from home (WFH) yang diusulkan pemerintah sebagai upaya efisiensi energi, khususnya dalam menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Eddy, kebijakan WFH satu hari dalam sepekan merupakan langkah praktis yang dapat memberikan dampak cepat terhadap penghematan energi, terutama di sektor transportasi darat.

“Kami mendukung apa yang disampaikan presiden terkait upaya efisiensi energi melalui kebijakan WFH. Prinsipnya, setiap kebijakan energi harus memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Eddy Soeparno dalam Beritasatu Utama “Mitigasi Dampak Perang, Pemerintah Hemat Energi” di BTV, Rabu (25/3/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menilai, penerapan WFH dapat mengurangi mobilitas masyarakat secara signifikan sehingga berpotensi menekan penggunaan BBM untuk kendaraan pribadi.

Meski demikian, Eddy mengingatkan kebutuhan energi tidak hanya berasal dari sektor transportasi darat. Sektor lain seperti transportasi laut, kereta api, dan penerbangan, serta industri, tetap membutuhkan pasokan BBM untuk menjaga aktivitas ekonomi.

“WFH memang langkah cepat yang cukup efektif dalam jangka pendek. Namun, kita tidak boleh melupakan kebutuhan energi di sektor lain yang tetap berjalan,” katanya.

Solusi Jangka Panjang

Eddy menekankan pentingnya langkah strategis jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Salah satunya melalui penataan subsidi energi agar lebih tepat sasaran. Selain itu, ia mendorong percepatan program elektrifikasi di berbagai sektor, mulai dari transportasi hingga rumah tangga.

“Elektrifikasi transportasi dan rumah tangga harus dipercepat. Ini menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi saat ini harus dijadikan momentum untuk melakukan pembenahan sistem energi nasional secara menyeluruh.

“Ini adalah alarm bagi kita untuk memperkuat ketahanan energi. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk melakukan reformasi kebijakan energi secara komprehensif,” tegas Eddy.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

WFH Dilanjutkan 2 Bulan, Pemerintah Siapkan SE Baru untuk ASN-Swasta

WFH Dilanjutkan 2 Bulan, Pemerintah Siapkan SE Baru untuk ASN-Swasta

EKONOMI
2 Pekan WFH Diberlakukan, Belum Ada ASN yang Melanggar

2 Pekan WFH Diberlakukan, Belum Ada ASN yang Melanggar

NASIONAL
BGN: WFH Tak Berlaku bagi SPPG, Ahli Gizi, dan Akuntan

BGN: WFH Tak Berlaku bagi SPPG, Ahli Gizi, dan Akuntan

NASIONAL
WFH ASN, Pemkot Depok Hemat Rp 120 Juta Per Bulan

WFH ASN, Pemkot Depok Hemat Rp 120 Juta Per Bulan

JAWA BARAT
Pastikan WFH Berjalan, Wamendagri Cek ASN Bekasi via Video Call

Pastikan WFH Berjalan, Wamendagri Cek ASN Bekasi via Video Call

NASIONAL
ASN Pemkot Yogyakarta WFH Setiap Jumat, Ini Bagian yang Dikecualikan

ASN Pemkot Yogyakarta WFH Setiap Jumat, Ini Bagian yang Dikecualikan

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon