Bahlil Sebut Impor LPG dari Timur Tengah Sudah Dialihkan
Senin, 6 April 2026 | 15:31 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengalihkan impor liquefied petroleum gas (LPG) dari kawasan Timur Tengah ke Amerika Serikat (AS) dan Australia guna menjaga ketahanan pasokan energi dalam negeri.
Bahlil Lahadalia mengatakan pasokan LPG nasional masih dalam kondisi aman.
“LPG sampai dengan sekarang insyaallah kita tetap aman. Karena yang kita ambil dari Timur Tengah itu sudah kita alihkan ke negara lain, seperti Amerika, Australia, dan beberapa negara lain,” ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Langkah serupa juga dilakukan pemerintah untuk memastikan keandalan pasokan minyak mentah atau crude. Impor yang sebelumnya berasal dari Timur Tengah kini dialihkan ke Angola, Nigeria, serta sejumlah negara di Afrika lainnya.
“Sekarang ini stok energi kita masih dalam taraf stok minimum nasional. Jadi, insyaallah clear,” ujar Bahlil.
Sebelumnya, pemerintah juga menyiapkan kontrak jangka panjang impor LPG dengan sejumlah negara sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global.
Dalam sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (13/3/2026), Bahlil menyampaikan kebijakan tersebut merupakan langkah antisipatif agar pasokan LPG tetap terjaga meskipun terjadi perubahan sumber impor dari kawasan Timur Tengah.
Saat ini, sekitar 70%–75% impor LPG Indonesia berasal dari Amerika Serikat, sekitar 20% dari Timur Tengah, dan sisanya dipasok dari beberapa negara lain, termasuk Australia.
Selain LPG, pemerintah memastikan pasokan solar nasional berada dalam kondisi aman karena seluruh kebutuhan telah dipenuhi dari produksi dalam negeri.
Sementara itu, untuk minyak mentah, sekitar 20% impor Indonesia sebelumnya berasal dari Timur Tengah. Pemerintah kini telah menyiapkan alternatif pasokan dari negara lain melalui skema kerja sama jangka panjang guna menjaga ketahanan energi nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




