ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pertamina Seleksi 6 Calon Investor Kilang Tuban

Kamis, 11 Februari 2016 | 18:47 WIB
RA
FB
Penulis: Retno Ayuningtyas | Editor: FMB
Dirut Pertamina, Dwi Soetjipto
Dirut Pertamina, Dwi Soetjipto (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)

Jakarta – PT Pertamina (Persero) kini tengah melakukan seleksi tahap akhir untuk menentukan investor yang akan digandeng dalam membangun Kilang Tuban. Perusahaan migas besar kelas internasional berminat membangun Kilang Tuban ini.

Direktur Pengolahan Pertamina Rachmat Hardadi menuturkan, terdapat enam perusahaan yang tersisa sampai saat ini. Rincinya, Rosneft, Saudi Aramco, CNOOC, Kuwait Petroleum International (KPI), PTT Thailand, dan Thai Oil. Namun, PTT Thailand dan Thai Oil membentuk satu konsorsium. Seluruh perusahaan ini lolos masuk tahap klarifikasi.

Pada pekan depan, ada beberapa hal yang akan ditanyakan langsung antara CEO (chief of executive) mereka dan Pertamina. Salah satu yang dibahas yakni soal keekonomian proyek atau tingkat pengembalian modal (internal rate of return/IRR). Jika seleksi telah selesai, Pertamina akan meneken Initial Partnership Agreement dengan mitra terpilih.

"Harapannya pada minggu ketiga atau keempat Februari bisa muncul strategic partner yang terpilih," kata dia di Jakarta, Kamis (11/2).

ADVERTISEMENT

Setelah itu, lanjut dia, Pertamin dan mitra akan langsung mulai mengerjakan Kilang Tuban. Pembangunan kilang dimulai dengan kajian dan penyusuan desain dasar (basic engineering design). Paralel dengan itu, Pertamina juga akan mulai menyiapkan lokasi kilang.

Menurut Rahmat, Pertamina telah mendapat lahan atas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Lahan dengan luas total 400 hektar ini berlokasi di dekat kilang milik PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI). Nantinya, Kilang Tuban memang akan terintegrasi dengan pabrik petrokimia, sehingga tidak hanya menghasilkan bahan bakar minyak (BBM) saja.

"Groundbreaking kilang kira-kira baru pertengahan 2018. Peresmian pelaksanaan pembangunan mulai dari site preparation pada akhir tahun ini," jelas dia

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hipmi Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Solar Subsidi

Hipmi Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Solar Subsidi

EKONOMI
Persiapkan Pemimpin Masa Depan, Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus-Kampus di Indonesia

Persiapkan Pemimpin Masa Depan, Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus-Kampus di Indonesia

EKONOMI
Krisis Solar, Pemkab Pandeglang Minta Tambahan Kuota ke Pertamina

Krisis Solar, Pemkab Pandeglang Minta Tambahan Kuota ke Pertamina

BANTEN
Pertamina Jamin Stok Solar Subsidi untuk Nelayan Kecil di Cilacap

Pertamina Jamin Stok Solar Subsidi untuk Nelayan Kecil di Cilacap

JAWA TENGAH
Perkuat Rantai Pasok Nasional, UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp 10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Perkuat Rantai Pasok Nasional, UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp 10,6 Miliar di Inabuyer 2026

EKONOMI
Pertamina dan Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi dan Infrastruktur Strategis

Pertamina dan Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi dan Infrastruktur Strategis

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon