Bulog Sultra Targetkan "Ekspor" Beras 10.000 Ton
Minggu, 11 September 2016 | 12:43 WIB
Kendari - Perum Bulog Divisi Regional Sulawesi Tenggara (Sultra) menargetkan mengirim beras 10.000 ton ke luar daerah dalam rangka mendukung stok beras bulog di beberapa provinsi tetangga.
"Dari target tersebut, sebanyak 3.000 ton baru saja kami kirim ke Gorontalo untuk mendukung stok beras di daerah itu," kata kepala Divre Bulog Sultra, Laode Amijaya Kamaluddin di Kendari, Minggu (11/9).
Ia mengatakan, pengiriman beras tersebut karena perintah dari Bulog Pusat atas permintaan Bulog Gorontalo.
"Pengiriman beras ini menunjukkan bahwa Sultra surplus beras, sekaligus sebagai salah satu sentra produksi beras di kawasan Indonesia Timur," katanya.
Menurut dia, pengiriman beras ke provinsi lain bukan kali ini saja dilakukan, karena tahun-tahun sebelumnya, juga telah melakukan hal yang sama dengan tujuan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.
"Kami sudah lapor ke Bulog Pusat bahwa kami masih siap untuk mengirim beras ke luar daerah, sehingga jika ada permintaan dari provinsi lain masih siap sekitar 7.000 ton," katanya.
Pengiriman beras ke luar daerah, lanjut Laode Amijaya, dimaksudkan juga agar bisa mengurangi stok di gudang, dan tidak terlalu lama tinggal di gudang yang bisa memicu kerusakan atau menurunnya kualitas beras.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




