ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BI: Pertumbuhan Ekonomi Sultra Naik 8,1 Persen

Minggu, 13 Agustus 2017 | 12:14 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (Antara/Sigid Kurniawan)

Kendari - Bank Indonesia mencatat, pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Tenggara pada triwulan pertama tahun 2017 mengalami peningkatan sebesar 8,1 persen.

Laju pertumbuhan tersebut menduduki peringkat kedua tertinggi se Indonesia setelah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara Minot Purwahono, Minggu, menjelaskan ada beberapa penyebab terjadinya peningkatan ekonomi di Sultra yakni peningkatan kinerja pada lapangan usaha utama, peningkatan konsumsi rumah tangga, peningkatan investasi, serta peningkatan volume ekspor.

"Sektor pertambangan menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, menyusul sektor pertanian, perikanan dan kehutanan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Perkembangan ekonomi di triwulan pertama diatas nasional. Awalnya di Sultra pada 8,4 persen tetapi setelah di koreksi menjadi 8,1 persen. Jadi hal ini menjadi prestasi yang luar biasa di Sultra.

Sementara untuk pertumbuhan ekononi Sultra pada triwulan kedua justru mengalami penurunan menjadi 7 persen. Perlambatan peningkatan ekonomi tersebut disebabkan pada lesunya aktivitas pertambangan, usaha jasa konstruski yang masih memasuki masa penawaran, lambatnya laju investasi, rendahnya konsumsi pemerintah serta kinerja ekspor yang menurun.

Selain itu, Sultra juga mengalami inflasi yang cukup tinggi pada bulan Juni lalu, sehingga menyebabkan daya beli masyarakat juga mengalami penurunan.

"Meski pertumbuhan ekonomi di Sultra hanya 7 persen pada triwulan kedua, namun masih mengalahkan laju pertumbuhan ekonomi nasional," tutur Minot Purwahono.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Rupiah Melemah, Segelintir Orang Diuntungkan tetapi Mayoritas Tertekan

Rupiah Melemah, Segelintir Orang Diuntungkan tetapi Mayoritas Tertekan

EKONOMI
BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

EKONOMI
Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

EKONOMI
Rupiah Rontok ke Rp 17.528 Per Dolar AS, Purbaya Siap Dipanggil DPR RI

Rupiah Rontok ke Rp 17.528 Per Dolar AS, Purbaya Siap Dipanggil DPR RI

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon