Natal dan Tahun Baru
ASDP Prediksi Jumlah Penumpang Kapal Naik 5 Persen
Jumat, 22 Desember 2017 | 19:58 WIB
Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry optimistis layanan angkutan jasa penyeberangan di sepuluh lintasan terpantau nasional dapat terlayani dengan baik selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2018.
Pihak ASDP sendiri memperkirakan, karakteristik tahun ini sama dengan tahun lalu, dengan asumsi kenaikan total jumlah penumpang di 10 lintasan mencapai 3,29 juta orang atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar 3,13 juta orang.
Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT ASDP Indonesia Ferry, Christine Hutabarat menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan optimal kepada pengguna jasa penyeberangan yang melakukan perjalanan di periode Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, lancar, dan selamat sampai di pelabuhan tujuan.
"Melihat tren kenaikan pengguna jasa dari tahun ke tahun, pemanfaatan moda penyeberangan kini sudah menjadi pilihan bagi masyarakat," kata Christine dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/12).
Prediksi hari puncak arus berangkat angkutan Natal dan Tahun Baru dari 22- 23 Desember 2017 dan 29-30 Desember 2017. Sedangkan puncak arus balik liburan diprediksi pada tanggal 26-27 Desember 2017 dan 1-2 Januari 2018.
"Sama dengan tahun lalu, masa arus mudik dan balik Natal akan lebih lebih panjang karena berbarengan dengan liburan anak sekolah. Hal ini akan menjadi perhatian kita, sehingga pelayanan dapat diberikan lebih maksimal," ujarnya.
Pada angkutan Natal dan Tahun Baru 2018, terdapat 10 lintasan utama yang dipantau secara nasional yakni, Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Kayangan-Pototano, Bajoe-Kolaka, Tanjung Kelian-Tanjung Api Api, Sibolga-Nias, Bitung-Ternate, Hunimua-Waipirit, Kupang-Rote, dan Kupang-Sabu.
Beberapa hal yang menjadi perhatian ASDP, mulai dari kesiapan armada dan dermaga dan pelayanan loket tiket di setiap pelabuhan mengingat volume pengguna jasa berpotensi mengalami peningkatan. Fasilitas pendukung yang memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa, mulai dari toilet, mushola, ruang menyusui, fasilitas angkutan lanjutan di pelabuhan, hingga rambu-rambu penunjuk di dalam pelabuhan.
"Dipastikan kapasitas angkut kapal memadai tahun ini. Sudah diskenariokan, dalam kondisi padat akan dioperasikan kapal-kapal berkapasitas besar. Diharapkan tidak terjadi penumpukan penumpang dan kendaraan yang menghambat layanan," ujar Christine.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




