Percepat Ekspansi Layanan, Link Net Gandeng Alita Praya Mitra
Rabu, 2 Oktober 2019 | 14:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Link Net Tbk (LINK) dengan brand First Media sebagai pemimpin di industri penyedia TV Cable dan Fixed Broadband Cable Internet di Indonesia menjalin kemitraan dengan PT Alita Praya Mitra, perusahaan penyedia jaringan infrastruktur netral dengan lisensi jaringan tertutup di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, memungkinkan First Media untuk mengakses tiang tumpu milik Alita dengan jumlah potensi tiang tumpu sebanyak 75.000 unit atau sekitar 4.000 kilometer (km) dengan jangkauan area di wilayah Jawa, Bali dan Sulawesi Utara (Sulut). Tiang tumpu tersebut, secara bertahap akan ditingkatkan menjadi smart pole yang bertujuan memudahkan proses pengawasan (monitoring) kehandalan jaringan.
Baca Juga: First Media Gelar Kompetisi First Warriors di Medan
Presiden Direktur dan CEO Link Net, Marlo Budiman mengatakan, kerja sama dengan Alita Praya Mitra akan mempercepat strategi ekspansi perusahaan untuk menggelar jaringan broadband ke kota-kota yang menjadi target perusahaan.
"Manfaat kerja sama ini, time to market akan lebih cepat, dan belanja modal (capex) akan lebih murah. Karena kalau kita mau merambah ke daerah baru, kita enggak usah pusing lagi. Kalau kita mau gelar, kan bisa saja kita gelar. Tetapi harus ada capex-nya, harus ada waktu konstruksinya. Kalau dengan Alita, langsung aja kita pasang fiber optik di tiangnya mereka," kata Marlo Budiman di Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu (2/10/2019).
Baca Juga: Link Net Gandeng ZTE Lengkapi Fasilitas Meikarta
Menurut Marlo, skema kerja sama dengan Alita Praya Mitra, yaitu melalui penyewaan tiang tumpu yang akan meningkatkan kualitas layanan di wilayah Jabodetabek dan semakin mempercepat ekspansi First Media khususnya di pulau Jawa dan Bali.
"Sementara, tahun ini, kita fokus di Jawa, sampai tahun depan. Karena, kita juga ada yang namannya Java Backbone. Ada lima ring di pulau Jawa yang menghubungkan 43 kota. Dimana saat ini masih 7 kota besar di pulau Jawa. Sehingga masih 36 kota lagi yang kami belum ekspansi. Jadi kita penuhi lebih dahulu di Jawa, baru ke pulau-pulau lain," jelas Marlo.
Baca Juga: Link Net Segera Peluas Cakupan Bisnis
Marlo menuturkan, dengan adanya kerja sama ini, pihaknya juga akan terus melakukan penetrasi broadband di Tanah Air melalui jaringan fixed broadband. Salah satu contoh yang dilakukan adalah dengan terus berekspansi mengembangkan jaringan home passed.
"Akhir 2018, ada 2,2 juta home passed. Per Juni 2019 ada 2,31 juta home passed. Target akhir tahun 2,45 juta home passed. Apalagi dengan adanya kerja sama ini, tentu akan mempercepat time to market," tandas Marlo Budiman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




