ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

H+7 Natal, ASDP Catat Penurunan Penumpang 42%

Minggu, 3 Januari 2021 | 16:32 WIB
LO
WP
Penulis: Lona Olavia | Editor: WBP
Ilustrasi Pelabuhan Merak,  Banten.
Ilustrasi Pelabuhan Merak, Banten. (Suara Pembaruan/Ruht Semiono)

Jakarta, Beritasatu.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melayani sekitar 1,61 juta penumpang dan 453.000 kendaraan selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2021 (nataru) mulai Kamis (18/12/2020) atau H-7 hingga Jumat (1/1/2021) atau H+7 di 10 lintasan terpantau khusus.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, realisasi produksi penumpang dan kendaraan mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun lalu seiring pandemi Covid-19. "Sebagian besar masyarakat mematuhi aturan pemerintah untuk tetap berada di rumah, serta mengurangi perjalanan atau liburan," kata dia dalam siaran pers, Minggu (3/1/2020). 

Data posko pusat pada H-7 hingga H+7 mencatat, dari 10 lintasan terpantau khusus, pergerakan penumpang mencapai 1,61 juta orang atau turun 42% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2,80 juta orang. Diikuti roda dua sebanyak 104.000 unit atau turun 44% dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 186.000 unit. Sedangkan roda empat penumpang tercatat 212.000 unit atau turun 29% dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 301.000 unit. Sehingga total kendaraan mencapai 453.000 unit atau turun 30% dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 644.000 unit kendaraan.

"Walau mengalami penurunan hingga 29%, kami lihat tren penggunaan mobil pribadi masih menjadi andalan pengguna jasa di tengah pandemi Covid-19. Khususnya di lintasan tersibuk Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk. Rata-rata pergerakan masyarakat di wilayah Sumatera, Jawa dan Bali yang semakin mudah dengan mengakses tol Trans Jawa dan Trans Sumatera membuat pergerakan via darat semakin cepat," tutur Shelvy. 

ADVERTISEMENT

Tercatat, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada periode H-7 hingga H di Merak-Bakauheni sebanyak 315.216 orang, roda dua sebanyak 10.876 unit, mobil pribadi 41.053 unit, dan total seluruh kendaraan 75.426 unit.

Pada arus balik Bakauheni-Merak, total penumpang sejak Sabtu (26/1/2020) atau H+1 hingga Sabtu (2/1/2021) atau H+8 tercatat sebanyak 232.891 orang atau kurang 83.325 orang (26%). Diikuti roda dua sebanyak 10.003 unit atau kurang 874 unit atau (8%) , mobil pribadi sebanyak 29.975 unit atau kurang 11.078 unit atau (27%). Sehingga total seluruh kendaraan yang telah kembali ke Jawa sebanyak 56.974 unit atau kurang 18.452 unit atau 24% lagi. "Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Sabtu dan Minggu (2-3 Januari 2021) seiring berakhirnya libur semester anak sekolah," kata dia.

Kepada pengguna jasa diimbau mengatur perjalanan tidak bersamaan pada waktu puncak arus balik sehingga terhindar potensi kepadatan. Selain itu, memastikan telah memiliki tiket sebelum memasuki pelabuhan. "Tiket bisa dibeli 60 hari sebelum keberangkatan dan maksimal 5 jam sebelum keberangkatan," tutup Shelvy.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemudik Rela Bermalam di Tanjung Perak agar Tak Ketinggalan Kapal

Pemudik Rela Bermalam di Tanjung Perak agar Tak Ketinggalan Kapal

JAWA TIMUR
746 Penumpang dari Bima Tiba di Bali, Polisi Pastikan Keamanan

746 Penumpang dari Bima Tiba di Bali, Polisi Pastikan Keamanan

BALI
Update Insiden KMP Tunu Pratama Jaya: 27 Korban Ditemukan, 4 Meninggal

Update Insiden KMP Tunu Pratama Jaya: 27 Korban Ditemukan, 4 Meninggal

BALI
Pelni: Diskon Tiket 50 Persen Picu Lonjakan Penumpang di Priok

Pelni: Diskon Tiket 50 Persen Picu Lonjakan Penumpang di Priok

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon