Keunikan GoTo Sulit Ditiru Perusahaan Lain
Kamis, 31 Maret 2022 | 17:28 WIB
"Keseluruhan yang dimiliki GoTo ini menciptakan satu keunikan yang sulit untuk direplikasi atau disaingi oleh pemain lain. Jadi saya lihat memang GoTo ini menjadi daya tarik di sektor teknologi oleh sebab itu akan memberikan sentimen yang positif terhadap IHSG," ujar dia.
Sebagai informasi, indikasi dari market cap GoTo saat ini di sekitar Rp 380 triliun atau sekitar 5% dari market cap. Dengan weighting sektor teknologi sebesar 5%, ketika GoTo melantai di bursa maka sektor teknologi akan naik dari 5% menjadi 10%.
"Ini salah satu katalis juga sebenarnya buat Indonesia karena kalau melihat negara maju seperti Korea, US dan Tiongkok, porsi sektor teknologi mereka tinggi. Investor selalu mencari growth yang lebih tinggi yaitu di sektor teknologi. Sementara bisnis konvensional kan pertumbuhannya terbatas," ujar dia.
GoTo dinilai memiliki potensi mencapai jajaran market cap di jajaran posisi atas apabila melantai di bursa. Adapun 5 market cap teratas saat ini adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Astra International Tbk (ASII).
Adapun prospek IPO pada kuartal II-2022 diperkirakan akan marak, seiring dengan antusiasme investor terhadap calon-calon emiten yang akan melantai di bursa. Sebagaimana diketahui, GoTo, WIR Asia dan RS Murni disebutkan akan melantai kuartal II-2022.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




