WEF 2022, Menkominfo: Indonesia Butuh Talenta Digital untuk Keamanan Siber
Kamis, 26 Mei 2022 | 13:28 WIB
Swiss, Beritasatu.com - Dalam rangkaian pertemuan World Economic Forum (WEF) 2022, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menegaskan Indonesia terus memprioritaskan tata kelola dan penanganan kejahatan siber atau cyber crime. Bahkan, kata Johnny, isu penanganan kejahatan siber menjadi salah satu substansi penting dalam pertemuan Digital Economy Working Group (DEWG) dalam Presidensi G-20 Indonesia 2022.
"Tata kelola dan penanganan kejahatan siber ini merupakan bagian dari salah satu isu prioritas di forum DEWG yakni cross border data flow and free flow with trust. Isu prioritas ini merupakan isu prioritas ketiga dalam DEWG selain isu connectivity and post-covid recovery serta digital literacy and digital talent," ujar Johnny usai menghadiri Kongres World Economic Forum di Davos, Swiss, Rabu (25/5/2022).
Menurut Johnny, dalam isu prioritas ketiga DEWG itu, salah satu aspek yang diangkat adalah perlindungan data. "Perlindungan data ini kan sangat luas, tidak hanya data pribadi. Ada data geospasial atau data-data strategis, jadi tata kelola data yang memadai," tandas dia.
Baca Juga: Target Indonesia di WEF 2022 Davos Pulihkan Ekonomi Dunia
Melalui Kongres WEF, Delegasi Indonesia juga membahas update teknologi dalam rangka pencegahan terhadap kejahatan siber. Johnny menegaskan bahwa persoalan kejahatan siber di Indonesia juga sangat luas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




