ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gedung Putih Klaim Donald Trump Layak Raih Nobel Perdamaian

Sabtu, 2 Agustus 2025 | 19:16 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Gedung Putih menilai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump layak menjadi penerima nobel perdamaian atas perannya mewujudkan perdamaian global.
Gedung Putih menilai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump layak menjadi penerima nobel perdamaian atas perannya mewujudkan perdamaian global. (AP Photo/AP File)

Washington, Beritasatu.com- Gedung Putih menyebut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjadi sosok yang pantas menerima hadiah nobel perdamaian atas perannya selama ini.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, Trump dalam masa jabatannya yang baru enam bulan berhasil berperan penting dalam mewujudkan perdamaian dunia.

“Presiden Donald Trump rata-rata telah menengahi satu kesepakatan damai per bulan selama enam bulan masa jabatannya, “ ujar Karoline, dikutip dari News18, Sabtu (2/8/2025).

ADVERTISEMENT

Pernyataan tersebut muncul setelah pemerintah Kamboja pada Jumat (1/8/2025) waktu setempat menyatakan menominasikan Trump sebagai penerima hadiah nobel perdamaian karena dianggap telah membantu negara tersebut  mencapai kesepakatan gencatan senjata untuk mengakhiri konflik perbatasan dengan Thailand.

Leavitt menambahkan, Trump telah mengakhiri setidaknya enam konflik besar termasuk di antaranya konflik antara Israel dan Iran, serta Pakistan-India.

"Presiden Donald Trum dengan rekam jejaknya yang luar biasa dalam menyelesaikan konflik, sudah saat ia dianugerahi nobel perdamaian,” tambahnya.

Selain konflik Pakistan-India, Israel-Iran, dan Kamboja-Thailand,  Leavitt juga mengeklaim orang nomor satu di AS itu juga telah berhasil melakukan intervensi di berbagai wilayah konflik lain seperti Rwanda dan Republik Demokratik Kongo, Serbia dan Kosovo, hingga Mesir dan Ethiopia.

“Presiden Trump berperan dalam mengakhiri konflik antara Thailand dan Kamboja, Israel dan Iran, Rwanda dan Republik Demokratik Kongo, India dan Pakistan, Serbia dan Kosovo, serta Mesir dan Ethiopia,” tutup Leavitt.

Semua ini, menurutnya, merupakan bagian dari upaya diplomasi aktif dan konsisten yang layak mendapatkan pengakuan global.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Trump Klaim AS Siap Perang Selamanya dengan Iran

Trump Klaim AS Siap Perang Selamanya dengan Iran

INTERNASIONAL
Ketika Zelensky Curhat Trump Lebih Sering Tekan Ukraina daripada Rusia

Ketika Zelensky Curhat Trump Lebih Sering Tekan Ukraina daripada Rusia

INTERNASIONAL
Trump: Aksi Bad Bunny di Super Bowl Halftime Show 2026 Permalukan AS

Trump: Aksi Bad Bunny di Super Bowl Halftime Show 2026 Permalukan AS

LIFESTYLE
Pemimpin Tertinggi Iran Ancam Trump Soal Perang di Timur Tengah

Pemimpin Tertinggi Iran Ancam Trump Soal Perang di Timur Tengah

INTERNASIONAL
RI Gabung Board of Peace AS, TB Hasanuddin: Berpotensi Bermasalah

RI Gabung Board of Peace AS, TB Hasanuddin: Berpotensi Bermasalah

INTERNASIONAL
Diteken Prabowo, RI Resmi Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump

Diteken Prabowo, RI Resmi Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon