Armenia dan Azerbaijan Usulkan Donald Trump untuk Nobel Perdamaian
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 11:09 WIB
Washington, Beritasatu.com- Armenia dan Azerbaijan mengusulkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai kandidat penerima hadiah Nobel Perdamaian atau Nobel Peace Prize.
Rekomendasi keduanya muncul, setelah Armenia dan Azerbaijan menandatangani perjanjian di Gedung Putih untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
“Jadi kami sepakat dengan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan untuk mengirimkan rekomendasi bersama kepada Komite Nobel agar Presiden Donald Trump dianugerahi hadiah Nobel Perdamaian,” ujar Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev di Gedung Putih, dikutip dari News18, Sabtu (9/8/2025).
Dengan pencalonan dari Armenia dan Azerbaijan ini, menandai lima negara kini telah secara terbuka mendukung Trump sebagai penerima Nobel Perdamaian tersebut. Sebelumnya, ada Pakistan sebagai negara pertama yang mencalonkan Trump. Pakistan memuji upaya Trump yang dinilai telah berhasil membantu Pakistan untuk menengahi konflik negaranya dengan India.
Setelah Pakistan, Israel melalui Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga memberikan dukungan yang sama untuk Trump. Kemudian dilanjutkan dengan Kamboja yang menyuarakan dukungannya setelah AS memediasi gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand setelah konflik perbatasan antara keduanya sempat memanas selama lima hari.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




