Hakordia 2025, Pemkot Cimahi Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi demi Kesejahteraan Rakyat
Kamis, 11 Desember 2025 | 12:16 WIB
Cimahi, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat” sebagai penutup rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Alam Wisata Cimahi pada Selasa (9/12/2025) ini pun dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, Kepala Kejari Cimahi Nurintan M.N.O. Sirait, dan para kepala dinas, akademisi, pemuda, tokoh masyarakat, mahasiswa, termasuk perangkat daerah di lingkungan Pemkot Cimahi.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menegaskan bahwa korupsi merupakan salah satu penghambat utama terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Hakordia harus menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Dirinya pun menekankan bahwa momentum ini perlu dimaknai sebagai ruang refleksi bersama antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi sikap dan praktik yang berpotensi melanggar integritas.
“Ini adalah momen refleksi bagi semua pihak bahwa perilaku koruptif itu mengganggu suksesnya atau terciptanya kemakmuran rakyat,” kata Adhitia usai memberikan arahan dalam kegiatan FGD tersebut.

Selain itu, Adhitia juga menjelaskan bahwa Pemkot Cimahi terus memperkuat langkah konkret dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan transparansi dan akuntabilitas, mulai dari tahap perencanaan kebijakan hingga evaluasi pelaksanaan program.
“Pemerintah Kota Cimahi terus berpegang teguh terhadap indikator-indikator yang harus dicapai dalam rangka transparansi dan akuntabilitas demi terciptanya jalannya pemerintahan yang bersih dan bebas dari perilaku koruptif, dari mulai aspek perencanaan sampai dengan pertanggungjawaban serta evaluasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cimahi, Nurintan Sirait menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi menyangkut langsung kepentingan hidup masyarakat. Maka dari itu Hakordia menjadi momentum strategis untuk memperkuat integritas dan meningkatkan kesadaran publik terhadap dampak korupsi yang dapat menghambat kemakmuran rakyat.
“Enam sektor yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru menjadi atensi kami. Ini menyangkut kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk akuntabilitas, Kejari Cimahi melaporkan kinerja penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang tahun 2025, yakni: 5 perkara penyelidikan, 2 perkara penyidikan, 3 perkara penuntutan, 4 perkara eksekusi. Upaya tersebut berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 90.113.167. Dimana setiap tindakan yang dilakukan jajaranya berjalan secara profesional dan tanpa pandang bulu.
“Komitmen kami jelas: setiap satu sen uang negara harus kembali untuk kemakmuran rakyat,” tegasnya.
Dengan berakhirnya seluruh agenda Hakordia Tahun 2025, Pemerintah Kota Cimahi bersama Kejaksaan Negeri Cimahi menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan meningkatkan kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang tegas, profesional, dan berintegritas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




