Kerabat dan Rekan Datangi Rumah Pramugari Korban Pesawat ATR 42-500
Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:30 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Suasana duka mewarnai kediaman orang tua pramugari korban pesawat ATR 42-500 Esther Aprilita Pinansita di komplek Perumahan Bukit Rancamaya, Desa Ciherang Pondok Kabupaten Bogor, Jawa Barat Sabtu (24/1/2036) pagi.
Ratusan sanak keluarga dan teman-teman korban tampak datang untuk memberi penghormatan terakhir. Jenazah Esther rencananya akan dimakamkan di TPU Gunung Gadung siang ini.
Sejumlah kerabat dan rekan Esther ini mulai berdatangan ke rumah duka sejak Sabtu pagi. Mereka ingin memberikan penghormatan untuk yang terakhir kepada korban sebelum dilakukan pemakaman. Sementara itu hingga siang ini masih dilakukan peribadatan agama sebelum dimakamkan siang nanti.
Bagi kerabat dan rekan korban, Esther dikenal sebagai pribadi periang dan selalu menjadi figur penghibur. Cathline (25) salah satu sahabat korban mengaku sangat kehilangan atas meninggalnya Esther.
"Saya sahabatan sudah 15 tahun. Dia itu periang, suka menghibur teman-teman," ungkapnya.
Cathline terakhir bertemu korban pada acara pergantian tahun lalu dan sempat merayakan merayakan Natal bersama. "Ya gimana gitu, kita semua curhatan soal kerjaan dan semua deh, saling nasehat-menasihati," lanjutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




