ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dokter: Imunisasi Lengkap Adalah Hak Dasar Anak yang Wajib Dipenuhi

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 22:00 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Imunisasi lengkap menjadi salah satu upaya dasar agar anak bisa terhindar dari paparan jenis penyakit yang bisa dicegah lewat imunisasi.
Imunisasi lengkap menjadi salah satu upaya dasar agar anak bisa terhindar dari paparan jenis penyakit yang bisa dicegah lewat imunisasi. (Freepik.com/Freepik)

Jakarta, Beritasatu.com- Imunisasi pada anak merupakan salah satu kebutuhan dasar paling utama yang harus dipenuhi oleh setiap orang tua. Dokter spesialis anak mengatakan, mendapatkan imunisasi lengkap sejatinya adalah hak dari setiap anak.

Secara medis, imunisasi lengkap menjadi salah satu upaya dasar agar anak bisa terhindar dari paparan jenis penyakit yang bisa dicegah lewat imunisasi.

“Imunisasi salah satu kebutuhan dasar anak yang wajib orang tua berikan pada anak. Imunisasi sangat bermanfaat untuk melindungi dan mencegah anak terpapar penyakit yang dapat dicegah oleh imunisasi,” jelas Prof Rini Sekartini di Jakarta.

ADVERTISEMENT

Profesor Rini menuturkan, anak yang menerima imunisasi lengkap sesuai usia hingga 2 tahun akan punya perlindungan terhadap ancaman berbagai penyakit tertentu. Selain itu, imunisasi juga mencegah terjadinya komplikasi serius. Kontra dengan anak tanpa imunisasi, yang rentan jatuh sakit terpapar penyakit karena tak memiliki imun alias kekebalan tubuh optimal.

“Contohnya anak yang tidak diimunisasi campak, selain rentan kena campak juga berisiko mengalami sakit yang lebih berat. Bahkan bisa menimbulkan komplikasi seperti radang paru atau radang otak. Sehingga bila terkena penyakit akan menjadi berat, bahkan bisa menyebabkan kematian,” tambahnya, mengutip Antara, Sabtu (25/10/2025).

Bagi orang tua yang mungkin terlambat memberikan imunisasi pada anak, Prof Rini menekankan keterlambatan pemberian imunisasi tidak menghalangi anak untuk tetap mendapat perlindungan.

“Tidak ada kata terlambat untuk pemberian imunisasi. Bahkan bila sudah diberikan imunisasi pertama contohnya imunisasi difteri, pertusis, dan tetanus
(DPT) 1 kemudian terlambat lebih dari jadwalnya, tetap bisa beri imunisasi selanjutnya dan tidak perlu diulang dari awal lagi,” tutup Prof Rini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

281.984 Anak di Aceh Tidak Pernah Diimunisasi dan Rentan Kena Campak

281.984 Anak di Aceh Tidak Pernah Diimunisasi dan Rentan Kena Campak

NUSANTARA
KLB Campak, Dinas Kesehatan Pati Genjot Vaksinasi

KLB Campak, Dinas Kesehatan Pati Genjot Vaksinasi

JAWA TENGAH
Kasus Campak Merebak, Dinkes Lebak Minta Anak Segera Imunisasi

Kasus Campak Merebak, Dinkes Lebak Minta Anak Segera Imunisasi

LIFESTYLE
IDAI: Rendahnya Cakupan Imunisasi Picu Melonjaknya Campak di Indonesia

IDAI: Rendahnya Cakupan Imunisasi Picu Melonjaknya Campak di Indonesia

LIFESTYLE
Duh! Cuma 4 Provinsi Capai Target Cakupan Imunisasi Lengkap pada 2025

Duh! Cuma 4 Provinsi Capai Target Cakupan Imunisasi Lengkap pada 2025

LIFESTYLE
KLB Campak di Sumenep, Dinkes Sisir Sekolah untuk Vaksinasi Massal

KLB Campak di Sumenep, Dinkes Sisir Sekolah untuk Vaksinasi Massal

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon